Cinta Cabe Merah

Merah warnanya, tak semanis rasanya
Tampilannya menggoda, namun pedas rasanya
Itulah Cabe Merah

Berlian dan Intan Permata t’lah kumiliki
Berlian yang lucu sudah bisa komunikasi
Dengan gaya khasnya, lenggak lenggok
Goyang kanan, goyang kiri sambil bernyanyi
Intan permata sikapnya yang penuh bijak
Menguatkan batang pohon yang baru tumbuh

Waktu terus melaju, seiring bumi terus berputar
Rasa hambar merusak pikir dan hati
Bagaikan pantai diterjang tsunami
Gara-gara pulus si buah hati yang tak mencukupi
Menggoyangkan batang pohon yang tumbuh tegak berdiri

Muncullah sosok misteri
Entah emas murni atau besi berkarat
Aku tak tau…
Aku tak mau tau… dan
Aku tak mengerti

Buah apel yang tumbuh dalam rasa ini
Datang secara tiba-tiba, bagaikan jaelangkung
Datang tak diundang, pulang tak diantar

Apel tumbuh dalam kotak tak semestinya
Meski manis akan terasa pahit

Manis warnanya, pedas rasanya, bagaikan cabe merah 

(Dede Taufik: 2014)
Cinta Cabe Merah

Artikel Terkait

Cinta Cabe Merah
4/ 5
Oleh

Berlangganan

Suka dengan artikel di atas? Silakan berlangganan gratis via email

Berkomentarlah dengan bijak pada form di bawah ini!

loading...