Tikus Berdasi

Tikus berdasi,
Pikirmu keji seperti babi
Mencuri milik pencari nasi
Meski itu sangat berarti
Yang penting hatimu berseri

Tikus berdasi,
Wajahmu terlihat berseri
Namun hatimu mati
Lupa akan kodrat Illahi
Sebagai diri saling mengasihi

Tikus berdasi,
Gepokan kertas disaku kiri
Bergambar Soekarno pahlawan tersakiti
Berjuang bela sampai mati
Wujudkan Indonesia mandiri

Tikus berdasi,
Kamu senang merayu istri
Sebagai pemuas nafsu birahi
Sekaligus lahan untuk mencuci
Menghilangkan jejak pencuri

Tikus berdasi,
Tengoklah anak istri
Kini mereka masih berseri
Sebentar lagi ta’kan berarti
Kau akan ditangisi
Oleh anak istri
Kau akan masuk jeruji besi
Makanan enak terasa basi
Dan tangismu takan berarti
Menjalani hidup sendiri

Tikus berdasi,
Hari-harimu menjadi sepi
Tak ada yang menemani
Seperti bidadari
Dikala kamu masih berdikari
Jendelamu kini terbuat dari tirai besi
Tak bisa lagi ikut mengabdi
Pada Ibu Pertiwi

Memperbaiki diri sampai kamu Mati

(Dede Taufik : 2014)

Artikel Terkait

Tikus Berdasi
4/ 5
Oleh

Berlangganan

Suka dengan artikel di atas? Silakan berlangganan gratis via email

Berkomentarlah dengan bijak pada form di bawah ini!

loading...