Tanggapan atas Opini Bapak Jeddy Soekria

Tulisan ini dimuat di Kabar Pembaca, Kabar Priangan 
Oleh: Dede Taufik, S.Pd.
Tergugah memberikan tanggapan oleh artikel dari Bapak Jeddy Soekria yang berjudul “Mereka Mencari Rakyat” (Kolom Opini, Kabar Priangan, Kamis 27 Februari 2014). Pada dasarnya saya setuju dengan opini yang diutarakan oleh Bapak Jeddy Soekria tentang “Mereka Mencari Rakyat”. “Mereka” yang diartikan sebagai bakal calon pejabat pemerintahan rela melakukan suatu kegiatan diluar kegiatan rutin sebelumnya. Tak sedikit dari “Mereka” mencari simpati melalui berbagai cara untuk meluluhkan hati rakyat agar terpesona dan akhirnya rakyat memilih “Mereka” saat pencoblosan nanti.
Masyarakat yang awam pasti tergoda akan bujuk rayunya, apalagi kalau sudah diberi uang sebagai dana aspirasi. Uang berbicara, rakyat terlena. Uang yang tak seberapa mampu membeli suara mereka. Beberapa hal yang sering terjadi di daerah saat menjelang pemilu. Pertama: saat rakyat mendapat dana aspirasi dari “Mereka”, tak sedikit yang menerimanya dengan penuh syukur, karena membutuhkan uang itu untuk menghidupi keluarganya. Kedua: rakyat yang berada di daerah tidak mengetahui daftar bakal calon pejabat pemerintah, karena keterbatasan informasi. Sehingga tak ada pilihan lain, kecuali memilih “Mereka” yang memberi dana aspirasi tersebut. Ketiga: tak sedikit rakyat di daerah yang masih fanatik terhadap suatu partai. Apalagi, partai tersebut kononnya pernah menjadi partai penguasa, sehingga mereka berpendapat siapapun calonnya, bagaimana karakternya, yang terpenting partainya.
Berbeda dengan masyarakat yang sudah melek akan perkembangan zaman, tak sedikit bagi mereka memilih untuk “golput”. Mereka berfikir golput merupakan jalan terbaik. Salah satu alasan kenapa mereka golput? Tak ada perubahan signifikan terhadap diri dan lingkungannya. Yang miskin makin terjepit dan yang kaya makin berkuasa. 

Artikel Terkait

Tanggapan atas Opini Bapak Jeddy Soekria
4/ 5
Oleh

Berlangganan

Suka dengan artikel di atas? Silakan berlangganan gratis via email

Berkomentarlah dengan bijak pada form di bawah ini!

loading...