Eksistensi Guru Menulis dan Karya Tulis Guru

loading...
loading...
(Tulisan ini pernah dimuat di Kabar Priangan, 1 Sept 2015)

Penulis : Dede Taufik, S.Pd.
 Sungguh mengejutkan, Kabar Priangan (26/08/2015) mewartakan jika sekitar 8.729 guru Pegawai Negeri Sipil (PNS) dari 9000 jumlah Daftar Usulan Penilaian Angka Kredit (DUPAK) di Kabupaten Tasikmalaya gagal naik pangkat (golongan). Hal itu berarti, hanya 271 guru saja yang bisa lolos naik golongan. Salah satu penyebab mengapa bisa terjadi kegagalan naik pangkat pada kebanyakan guru tersebut adalah berkenaan dengan karya tulis.
Sebagaimana yang dinyatakan oleh Drs. Kurnia Sastraatmaja, M.M.Pd., selaku Kasubag Umum dan Kepegawaian Dinas Pendidikan Kabupaten Tasikmalaya. Jika banyak guru yang dalam pembuatan karya tulis berbentuk Penelitian Tindakan Kelas (PTK), mengambil materi dari internet dengan cara “copy paste”. Selain itu, pengembangan diri juga merupakan sesuatu hal yang masih menjadi kendala bagi kebanyakan guru.
Untuk mengantisipasi terjadinya kegagalan naik pangkat atau golongan akibat karya tulis di tahun mendatang, nampaknya kehadiran Forum Guru Menulis (gumeulis) bisa menjadi solusi. Forum Gumeulis adalah himpunan guru-guru untuk belajar menulis secara bersama-sama. Forum ini dideklarasikan bersama di sebuah rumah makan khas Sunda, Jl. Mashudi pada hari Kamis tanggal 26 Februari 2015. Dengan ketuanya Bapak Caswita, S.Ag., M.Pd., salah satu guru Pendidikan Agama Islam (PAI) di Kota Tasikmalaya. Menurutnya, kegiatan menulis tak dapat dihindarkan dari kebutuhan, baik dari sisi profesional maupun dalam kehidupan sehari-hari.
Meskipun tempat pelaksanaan deklarasi Forum Gumeulis dilakukan di Kota Tasikmalaya, hal itu bukan berarti hanya guru-guru dari Kota Tasikmalaya saja yang bisa menjadi anggota. Melainkan, guru-guru dari daerah manapun berpeluang besar untuk bisa masuk menjadi anggota Forum Gumeulis, baik yang sudah berstatus PNS maupun Non-PNS (honorer).
Sebagai salah satu anggota Forum Gumeulis, secara pribadi penulis merasakan banyak manfaat yang bisa didapatkan. Apalagi, dalam forum itu bukanlah sekumpulan penulis yang telah mahir sehingga tidak ada rasa gengsi atau malu untuk terus belajar secara bersama-sama. Sistem diskusi atau sharing, tepatnya yang digunakan forum tersebut untuk belajar menulis.
Agenda terdekat yang akan dilakukan oleh Forum Gumeulis pada awal bulan (September), yaitu berkumpul untuk membahas kembali dari tema yang dipilih sebelumnya tentang kajian cara menentukan rumusan masalah. Selain itu, dilanjutkan dengan pemantapan “kolom rubrik pendidikan” khusus untuk Forum Gumeulis yang akan disediakan oleh surat kabar harian umum, Kabar Priangan. 
Suatu kebanggaan bagi kita semua sebagai guru, Kabar Priangan yang merupakan salah satu surat kabar terbaik dan berpengaruh di priangan akan menyediakan kolom khusus bagi guru untuk menulis. Tentunya, hal ini harus dimanfaatkan oleh kita semua untuk menyumbangkan berbagai gagasan atau ide yang bisa bermanfaat bagi guru itu sendiri dan masyarakat luas pada umumnya. Dengan begitu, ilmu yang dimiliki oleh seseorang yang kemudian dipublikasikan kepada umum, diharapkan bisa memberikan perubahan menuju pendidikan yang lebih baik.
Apalagi berkenaan dengan kenaikan pangkat atau golongan, guru PNS pastinya memiliki harapan untuk bisa mewujudkannya. Hal itu mungkin saja karena dengan naiknya pangkat atau golongan tersebut, akan berdampak terhadap naiknya penghasilan mereka. Kemungkinan itu tidaklah salah, pasalnya guru berprofesi untuk mencerdaskan kehidupan bangsa sangat berhak hidup sejahtera agar tujuan dari tugas yang diembannya bisa tercapai dengan maksimal.
Dengan bergabungnya menjadi anggota Forum Gumeulis, seluruh guru yang masih kesulitan dalam membuat karya tulis diharapkan bisa mendapatkan sedikit banyaknya pengetahuan tentang sistematika pembuatan karya tulis (PTK) atau publikasi karya ilmiah lainnya. Melalui belajar secara bersama-sama, sejatinya akan mempermudah bagi kita semua untuk lebih jauh memahami bagaimana cara atau langkah awal yang perlu dilakukan dalam pembuatan karya tulis.
Tentunya, berdasarkan fakta masih banyaknya guru PNS yang kesulitan membuat karya tulis di Kabupaten Tasikmalaya tersebut. Harus menjadi pemikiran yang serius dari Forum Gumeulis untuk bisa merangkul dan mengajaknya ikut terlibat menjadi anggota Forum Gumeulis. Selain itu, nampaknya Forum Gumeulis juga harus menyediakan tempat yang luas agar bisa menampung semuanya untuk bisa melaksanakan bimbingan dan pelatihan karya tulis. Oleh karena itu, tak ada salahnya jika mulai dari sekarang Forum Gumeulis mengajukan bantuan ke pemerintah berupa sekretariat agar visi dan misi dari Forum Gumeulis bisa dijalankan lebih leluasa dan terarah. Sehingga, para guru ke depannya bisa lebih terbiasa dalam membuat karya tulis dan kenaikan pangkat atau golongannya tidak terhambat kembali. Semoga... 
loading...

Artikel Terkait

Eksistensi Guru Menulis dan Karya Tulis Guru
4/ 5
Oleh

Berlangganan

Suka dengan artikel di atas? Silakan berlangganan gratis via email

Berkomentarlah dengan bijak pada form di bawah ini!