Pengaruh Dapodik Terhadap TPG

loading...
loading...
Sistem Dapodik (Data Pokok Pendidikan) digunakan Pemerintah untuk menertibkan administrasi di sekolah. Data tersebut berisikan lengkap data siswa dan pendidik secara terperinci. Banyak hal manfaat yang bisa diambil dari sistem Dapodik. Salah satu manfaatnya adalah digunakan oleh Kemendikbud (Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan) untuk melakukan pemantauan dan pengawasan berkenaan dengan sistem pendidikan di Indonesia.
Penginputan data dilakukan oleh seseorang yang telah ditunjuk oleh kepala sekolah. Baik orang tersebut merupakan pendidik maupun tenaga kependidikan. Yang terpenting orang tersebut mampu mengoperasikan komputer dan memahami prosedur penginputan data. Dalam hal ini penginput data dinamakan sebagai operator. Untuk menjaga ketertiban, maka operator ditugaskan untuk mengolah Dapodik melalui SK (Surat Keputusan). SK tersebut digunakan sebagai bukti adanya penugasan, sehingga data yang terinput dalam Dapodik bisa dipertanggung jawabkan. Jika di kemudian hari terdeteksi adanya keganjilan.
Dengan adanya sistem Dapodik, Kemendikbud bisa mengecek jumlah sekolah, jumlah peserta didik dan jumlah pendidik di Indonesia. Melalui Dapodik pula gambaran penyaluran dana bantuan ke sekolah pun dilakukan, termasuk pencairan TPG (Tunjangan Profesi Guru).
Adanya sistem Dapodik memengaruhi pencairan TPG kepada pendidik. Pasalnya, banyak sekali pendidik yang telah bersertifikasi tetapi tidak lagi menerima TPG. Namun, kendati demikian Kemendikbud bersikap tegas akan tetap mempertahankan Dapodik. Karena berkat adanya Dapodik pemerintah berhasil menyelamatkan uang negara sebesar kurang lebih Rp. 3,2 triliun. Seperti yang dikutip dari salah satu surat kabar (Radar, 08 April 2014), Dengan adanya sistem Dapodik itu, Pranata (Direktur Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan) mengatakan Kemendikbud berhasil menyelamatkan uang negara hingga Rp. 3,2 trilium di APBN 2013 dari potensi kebocoran. Uang tersebut setara dengan 9 persen dari pagu anggaran TPG di APBN 2013 sebesar Rp. 43 triliun. Pranata mengatakan seiring kuatnya sistem Dapodik saat ini, tidak akan ada kebocoran anggaran TPG di APBN 2014.”
Berdasarkan kasus di atas, begitu besarnya pengaruh Dapodik terhadap pencairan TPG. Oleh karena itu, operator harus teliti dalam menginput data. Selain itu, guru pun harus ikut serta melakukan pengecekan terlebih dahulu atas data yang telah diinput sebelum dilakukan uploud data. Jika terdapat data yang tidak relevan dengan berkas yang diberikan, maka dengan segera bisa diperbaiki.
Dan apabila ternyata jumlah mengajar kurang dari 24 jam per pekan, bisa langsung dicarikan solusinya dengan mencari sekolah lain sebagai bentuk pemenuhan jam mengajar. Karena sesuai dengan aturan Kemendikbud, pendidik yang berhak mendapatkan TPG adalah memenuhi minimal mengajar 24 jam tatap muka per pekan. Dengan begitu pencairan TPG tidak akan lagi terhambat. Sebab dengan adanya Dapodik justru akan memperlancar pencairan TPG bagi guru yang telah bersertifikasi.
Namun, dengan kurangnya jam mengajar di sekolah induk dan harus mencari sekolah lain untuk pemenuhan. Tidak menutup kemungkinan terjadi kurang keharmonisan antara guru dengan guru dan antara guru dengan siswa. Karena guru tersebut berfokus pemenuhan jam mengajar. Padahal jika dibuat aturan lain oleh Kemendikbud seperti pembukaan jadwal konsultasi secara terjadwal, dimungkinkan pelayanan kepada siswa akan lebih baik. Konsultasi secara terjadwal tersebut diakui sebagai jam mengajar.
Konsultasi bisa dilakukan bagi siswa yang lambat belajar (remedial) dan siswa cepat belajar (pengayaan).  Dengan begitu menurut penulis dipastikan akan lebih efektif dibandingkan dengan mencari ke sekolah-sekolah lain. Imbasnya juga dapat disambut baik oleh siswa, pasalnya dapat dimanfaatkan untuk mengulang materi yang belum dipahami dan memperdalam materi bagi siswa yang telah menguasai materi tersebut.
Pengakuan jadwal konsultasi secara terjadwal pada jam mengajar dalam sistem Dapodik oleh Kemendikbud. Diharapkan guru yang telah bersentifikasi lebih memfokuskan diri untuk menciptakan siswa berprestasi di sekolah induk tempatnya bekerja. Kegiatan konsultasi tersebut bisa dianggap sebagai bengkel pembelajaran siswa. Bengkel yang berfungsi sebagai tempat perbaikan maupun pengayaan bagi siswa, sehingga menciptakan siswa cerdas dan berprestasi.

Ket : Tulisan ini dibuat pada tanggal 10 April 2014
loading...

Artikel Terkait

Pengaruh Dapodik Terhadap TPG
4/ 5
Oleh

Berlangganan

Suka dengan artikel di atas? Silakan berlangganan gratis via email

Berkomentarlah dengan bijak pada form di bawah ini!