PPDB Harus Merata Di Tiap Sekolah

Berbekal dari perbincangan bersama Bapak Yanyan, S.Pd., salah satu praktisi pendidikan di Kota Tasikmalaya. Dari perbincangan itu banyak hal yang menarik dan perlu dijadikan bahan pertimbangan oleh para pemangku kebijakan dunia pendidikan, salah satunya adalah pemerataan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB), terutama tingkat SMP dan SMA. 
Mengapa dalam melaksanakan PPDB perlu adanya pemerataan? Pasalnya, sekolah yang berdiri sangatlah banyak. Baik sekolah yang bestatus negeri maupun sekolah swasta. Kendati demikian, masih seringkali terjadi penumpukan pendaftar di sebagian sekolah yang dianggap pavorit. Sementara di sekolah yang dianggap biasa-biasa saja terjadi kekurangan pendaftar. Namun di akhir biasanya menjadi penampungan bagi peserta didik yang tidak diterima di sekolah pavorit, karena keterbatasan ruangan dan daya tampung di sekolah tersebut. 
Bagi sekolah yang berstatus negeri meskipun jumlah siswanya sedikit, mungkin saja sekolah tersebut akan tetap hidup (bertahan keberadaannya). Karena kebanyakan Pendidik maupun tenaga kependidikannya telah bestatus sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS). Dimana pendapatan (gaji) mereka telah menjadi tanggungan dan kewajiban negara. Paling tidak, apabila mereka (pendidik) mengalami kekurangan dalam pemenuhan 24 jam tatap muka per pekan. Mereka harus rela mencari sekolah lain, sebagai bentuk pemenuhan kewajiban demi tetap cairnya tunjangan profesi (sertifikasi). 
Sedangkan, bagi sekolah yang statusnya swasta apabila terjadi kekurangan pada jumlah siswanya. Dikhawatirkan sekolah tersebut akan mati. Pasalnya, banyak yang memberikan asumsi, jika sekolah swasta dapat bertahan hidup bergantung dari jumlah siswanya. Entah benar atau tidaknya asumsi tersebut, yang pasti keberadaan siswa di sekolah sangatlah penting untuk melancarkan pelaksanaan proses pembelajaran.
Melihat dari persoalan tersebut, tentunya pemerataan PPDB harus menjadi perhatian yang serius dari para pemangku kebijakan itu sendiri. Agar tidak ada yang merasa dirugikan dan semua sekolah bisa hidup sesuai dengan fungsinya. Beliau pun menegaskan bahwa terdapat beberapa cara yang bisa dilakukan untuk memeratakan PPDB, diantaranya: melalui passing grade dan tes tulis PPDB. 
Namun, dalam pelaksaan kedua cara tersebut harus dilakukan secara terpusat oleh Dinas Pendidikan. Alasannya, agar tidak terjadi kecurangan dan penyelewengan wewenang dari pejabat yang bersangkutan. Kecurangan yang seringkali terjadi adalah menerima jumlah siswa baru yang melebihi daya tampung sebenarnya. Kecurangan itu terjadi seringkali dilandasi oleh adanya BOS (Bantuan Operasional Sekolah). Asumsinya, semakin banyak jumlah siswanya, maka akan semakin banyak pula sekolah tersebut mendapatkan dana BOS dari pemerintah. 
Sementara penyelewengan PPDB terjadi, dilakukan oleh oknum yang mengatasnamakan pejabat dalam bentuk titipan. Padahal, jika kita merenungkan fungsi dan tujuan pendidikan itu sendiri sebenarnya adalah untuk mencerdaskan kehidupan bangsa. Cerdas bukan hanya sebatas cerdas secara akademik, melainkan cerdas secara spiritual. Namun, apabila awalnya saja telah dimulai oleh sikap "ketidakcerdasan". Apakah tujuan pendidikan akan tercapai dengan baik? Atau hanya tinggal sebuah visi yang menjadi slogan semata? 
Dengan begitu, untuk mengantisipasi persoalan di atas. Sistem PPDB disarankan dilakukan secara terpusat oleh Dinas Pendidikan. Ada beberapa keuntungan yang bisa didapat dengan menggunakan sistem PPDB secara terpusat, yaitu: pertama, tidak akan timbul penumpukan maupun kekurangan jumlah siswa di sebagian sekolah baik negeri maupun swasta, karena jumlah siswa telah ditentukan oleh Dinas Pendidikan yang disesuaikan dengan daya tampung dari tiap sekolah.
Kedua, sekolah tak perlu lagi repot-repot melakukan promosi untuk mencari jumlah siswa. Sekolah hanya tinggal menunggu kiriman jumlah siswa beserta daftar siswanya dari Dinas Pendidikan. Ketiga, tindakan kecurangan dalam penggelumbungan jumlah siswa yang melebihi daya tampung dapat teratasi. Dan keempat, dengan sendirinya tindakan penyelewengan dari oknum yang tidak bertanggungjawab dapat terselesaikan.

Ket : Tulisan ini dibuat pada tanggal 8 Juni 2014

Artikel Terkait

PPDB Harus Merata Di Tiap Sekolah
4/ 5
Oleh

Berlangganan

Suka dengan artikel di atas? Silakan berlangganan gratis via email

Berkomentarlah dengan bijak pada form di bawah ini!

loading...