NADI GURU BLOG

Jadikan Media Sosial Sebagai Media Pembelajaran

Posted by Dede Taufik on Saturday, 14 November 2015

medsos
NadiGuru-Seiring dengan perkembangan teknologi, media sosial semakin digemari oleh masyarakat, termasuk peserta didik dan pendidik itu sendiri. Keberadaanya, dijadikan oleh masyarakat sebagai bentuk eksistensi menyambut baik perkembangan teknologi terkini. Namun, bagi dunia pendidikan (sekolah) bisa memanfaatkan perkembangan media sosial tersebut sebagai media pembelajaran. 
Media sosial, menurut Andreas Kaplan dan Michael Haenlein adalah seperangkat aplikasi yang berjalan dalam jaringan internet dan memiliki tujuan dasar ideologi serta penggunaan teknologi web 2.0 yang dapat berfungsi untuk saling tukar menukar konten. Sementara, Media pembelajaran adalah segala sesuatu yang digunakan untuk menyalurkan pesan serta dapat merangsang pikiran, perasaan, perhatian, dan kemauan si belajar sehingga dapat mendorong terjadinya proses belajar (Miarso, 2004).
Media pembelajaran berfungsi sebagai alat untuk mencapai tujuan pembelajaran dan meningkatkan mutu pendidikan. Tujuan pembelajaran yang dimaksud yaitu peserta didik mampu memahami materi yang diajarkan oleh guru dan meningkatnya mutu pendidikan karena berhasil menciptakan peserta didik yang berkualitas dan mampu berprestasi. Media pembelajaran berperan penting untuk mempermudah guru maupun peserta didik melangsungkan kegiatan belajar mengajar.  
Salah satu media sosial yang bisa dicoba untuk dimanfaatkan sebagai media pembelajaran, misalnya adalah facebook. Pasalnya, media sosial ini telah memiliki akses jaringan yang sangat luas dan telah menjangkau ke berbagai wilayah termasuk daerah pedesaan, asal daerahnya telah dimasuki jaringan internet. Kalau untuk di daerah perkotaan, akses internet sudah tak diragukan lagi dan hampir semua peserta didik maupun gurunya sudah memiliki akses untuk hal itu. Seperti leptop dan handphone yang dengan mudahnya terkoneksi pada jaringan internet.
Fasilitas "group" dalam media sosial tersebut merupakan wadah atau tempat yang bisa dimanfaatkan untuk berdiskusi seputar ilmu pengetahuan. Pemanfaatannya, bisa bermula dari bawah (sekolah) didahului oleh kepala sekolah maupun guru dengan menyarankan semua peserta didik dan gurunya untuk bergabung menjadi group sekolah tersebut. Selain itu, bisa juga dimulai dari atas (dinas pendidikan) kota/kabupaten melalui intruksi untuk menyarankan semua warga sekolah tergabung dalam group pembelajaran, khususnya daerah yang memungkinkan.
Beberapa keuntungan dari pemanfaatan media sosial sebagai media pembelajaran. Pertama, mengenalkan warga sekolah yang belum melek terhadap perkembangan teknologi. Kedua, menjadikan media sosial yang bermanfanfaat dan bermartabat untuk digunakan pada jalur yang positif. Ketiga, menjalin silaturahmi dengan semua warga sekolah melalui saling berbagi pengetahuan dan pengalaman untuk saling memberikan motivasi.
Menurut penulis, tak ada salahnya apabila hal tersebut dicoba terlebih dahulu oleh sekolah atau dinas pendidikan yang berada di lingkungan strategis. Lingkungan yang telah didukung oleh fasilitas internet dan masyarakat (orang tua) memiliki tingkat ekonomi yang memadai untuk memberikan fasilitas kepada anaknya. Tentunya juga melalui bimbingan dan arahan yang jelas dari pihak orang tua maupun sekolah, agar dalam menjadikan media sosial sebagai media pembelajaran dapat berjalan sesuai dengan yang diharapkan. 

Previous
« Prev Post

Related Posts

23:28:00

0 komentar:

Post a Comment

Berkomentarlah dengan bijak pada form di bawah ini!