NADI GURU BLOG

Pentingnya Menciptakan Pembelajaran Kreatif

Posted by Dede Taufik on Saturday, 14 November 2015


kreatif
Kreatif

NadiGuru-Tantangan masa depan yang semakin kompleks dan minimnya lapangan pekerjaan mengharuskan masyarakat untuk mampu berfikir lebih kreatif. Jika globalisasi telah ditetapkan, membuka lebar peluang untuk bisa bersaing dengan bangsa lain dalam kancah internasioal. Tapi, jika masyarakat kita tidak mampu bersaing, maka globalisasi bukan menjadi peluang melainkan ancaman. Oleh karena itu, agar hal tersebut bisa menjadi peluang perlu didukung oleh masyarakat yang kreatif sehingga bisa memenangkan persaingan.
Kreativitas tidak terlahir secara tersendiri melalui gen yang diturunkan oleh kedua orangtuanya, tetapi perlu dilakukan pelatihan khusus. Pelatihan tersebut berguna untuk mengembangkan potensi yang ada dalam diri seseorang, sehingga potensinya bisa lebih maksimal. Salah satu caranya, yaitu menciptakan pembelajaran kreatif di sekolah, baik di Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), dan Sekolah Menengah Atas (SMA).
Mark Zuckerberg, merupakan salah satu orang kreatif di dunia. Berkat kreativitasnya, hampir semua orang di seluruh dunia bisa terhubung kembali dengan teman lama atau mendapatkan teman baru melalui Facebook. Selain untuk berkomunikasi dengan teman, Facebook juga dijadikan sebagai alat untuk melakukan promosi bagi pengusaha dalam meningkatkan omset penjualannya.
Bukan hanya itu, Joko Widodo (Jokowi) sebagai presiden terpilih Republik Indonesia periode 2014-2019 juga merupakan orang yang kreatif. Ide yang dimunculkannya mampu membuat perubahan dan bisa mendatangkan kesejahteraan bagi banyak orang. Contohnya, ketika Jokowi mencalonkan diri menjadi Gubernur DKI Jakarta, Ia mengenakan kameja kotak-kotak sebagai pakaian resmi. Meskipun terlihat sederhana, tapi banyak konveksi kecil yang hidup dengan memproduksi kameja batik Jokowi.
Mengutip dari Widayatun (1999), mendefinisikan kreativitas sebagai suatu kemampuan untuk memecahkan masalah, yang memberikan individu menciptakan ide-ide asli/adaptif fungsi kegunaannya secara penuh untuk berkembang. Sehingga, pembelajaran kreatif dapat didefinisikan sebagai pembelajaran yang mendorong untuk meningkatkan kemampuan dalam menciptakan, mengimajinasikan, melakukan inovasi, dan melakukan hal-hal yang artistik lainnya.
Dengan diselenggarakannya pembelajaran kreatif di sekolah, akan mendatangkan berbagai keuntungan tersendiri, baik bagi masyarakat maupun bagi pemerintah. Masyarakat bisa mengolah sumber daya alam yang ada di daerahnya sendiri, sehingga mendapatkan penghasilan dan mewujudkan hidup yang layak (sejahtera) tanpa harus meninggalkan daerah sendiri dan mengadu nasib di Ibu Kota. Sementara pemerintah pun bisa bernafas lega karena masyarakatnya bisa hidup dalam kesejahteraan.
Agar pembelajaran kreatif dapat diciptakan secara maksimal, tentunya perlu didukung juga oleh guru yang kreatif. Karena sejatinya, guru sebagai tonggak pelaksana pembelajaran di sekolah. Dengan demikian, perlu adanya dorongan dari pemerintah untuk membentuk guru yang kreatif terlebih dahulu. Pembentukan tersebut bisa dilakukan melalui pelatihan-pelatihan yang dilakukan oleh pemerintah melalui kerjasama dengan suatu lembaga yang menguasai betul tentang cara menumbuhkan dan menciptakan kreativitas.
Menimbang pentingnya masyarakat yang kreatif sebagai jawaban untuk menghadapi tantangan masa depan dan bisa menciptakan lapangan pekerjaan sendiri. Pembelajaran berbasis kreativitas ini perlu dijadikan sebagai bahan pembelajaran yang tercantum dalam kurikulum sebagai pedoman atau acuan guru dalam melaksanakan pembelajarannya di sekolah. Harapannya, generasi kita yang sekarang bisa menjadi generasi emas di masa depan dalam mengisi bonus demografi yang sedang terjadi. 

Previous
« Prev Post

Related Posts

23:45:00

0 komentar:

Post a Comment

Berkomentarlah dengan bijak pada form di bawah ini!