NADI GURU BLOG

Pentingnya Standar Ujian Nasional

Posted by Dede Taufik on Saturday, 14 November 2015

UN
Ujian Nasional

NadiGuru-Ujian Nasional tidak lagi menjadi penentu kelulusan siswa, hal ini berdasarkan kebijakan dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) dan dikhawatirkan akan mengakibatkan turunnya motivasi belajar pada siswa. Namun untuk mengantisipasi hal tersebut, Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) telah menetapkan standar minimal yang harus diraih oleh siswa.
Dalam setiap mata pelajaran, siswa harus mendapatkan nilai minimal 5,5. Nilai ini berfungsi bukan untuk menyatakan lulus atau tidaknya dari sekolah, akan tetapi sebagai alat untuk mengukur pencapaian siswa terhadap penguasaan kompetensi semua mata pelajaran. Hal itu penting untuk dilakukan, agar pemerintah bisa mengetahui sejauh mana tingkat keberhasilan pembelajaran di sekolah.
Menurut Nizam, sebagai Kepala Pusat Penilaian Pendidikan Kemendikbud, pelaksanaan Ujian Nasional tahun 2015 masih sama dengan sebelumnya dan bisa digunakan siswa untuk mendaftarkan diri menjadi mahasiswa di perguruan tinggi luar negeri, seperti Malaysia dan Hongkong. Ujian Nasional digunakan oleh University of Hongkong sebagai entry requirement dengan nilai minimal 8,5. Sementara Malaysia, sepakat dengan minimal nilai 5,5 atau 6.
Dengan begitu, adanya standar minimal dalam pelaksanaan Ujian Nasional merupakan langkah yang tepat dari BSNP agar pelaksanaanya memiliki arah dan tujuan yang jelas. Diharapkan, meskipun Ujian Nasional tidak lagi berfungsi sebagai syarat utama kelulusan, tidak lantas menurunkan motivasi belajar seperti yang dikhawatirkan karena hasilnya masih tetap menjadi alat pengukuran.
Soal Ujian Nasional tahun 2015 masih berbentuk pilihan ganda, tidak seperti isu yang berkembang kalau soal Ujian Nasional akan berbentuk esai. Tapi, tidak menutup kemungkinan jika suatu saat nanti bentuk soal bisa menjadi beragam sesuai dengan kondisi di lapangan, seperti penjodohan, jawaban langsung, maupun esai. Tentunya, apabila pembelajaran di seluruh sekolah telah berbasis komputer. Dimana, setiap sekolah telah memiliki jumlah komputer yang memadai maka hal itu bisa dilaksanakan.
Kebijakan penghapusan Ujian Nasional sebagai syarat kelulusan dan hanya dijadikan sebagai pemerataan pendidikan, diharapkan bisa terhindar dari segala bentuk kecurangan yang selama ini telah lazim dilakukan. Nilai kejujuran harus dipegang teguh di dalam menjalankan pendidikan di sekolah. Pasalnya, kejujuran ini merupakan modal bagi kemajuan suatu bangsa. Jika sikap kejujuran telah melekat kuat pada diri seseorang sehingga terbentuk sebagai karakter pribadinya, maka di masa yang akan datang negara ini bisa terbebas dari perilaku-perilaku korupsi.
Oleh karena itu, penulis berharap agar standar kompetensi Ujian Nasional dalam setiap mata pelajaran tidak menjadi beban bagi siswa. Proses pembelajaran harus dijalani dengan nyaman dan menyenangkan, sehingga hasil dari pembelajaran menjadi bermakna. Dengan demikian, lambat laun siswa akan menganggap bahwa belajar merupakan kebutuhan pribadi yang perlu dipenuhi. 

Ket : Tulisan ini dibuat pada Januari 2015

Previous
« Prev Post

Related Posts

22:42:00

0 komentar:

Post a Comment

Berkomentarlah dengan bijak pada form di bawah ini!