Guru Gelisah Karena Nilai UKG Rendah

loading...
loading...

guru gelisah
Ilustrasi Pelaksanaan UKG
NadiGuru-Pada pelaksanaan Uji Kompetensi Guru (UKG) kemarin, pemerintah menetapkan terkait standar nilai minimal yaitu 5,5. Walaupun begitu, masih juga terdapat beberapa guru yang nilainya kurang dari standar tersebut.
Menurut Kepala SMPN 8 Makassar, Hikmah Mangani, S.Pd., M.Pd., jika guru-guru yang nilainya kurang dari standar merasa gelisah. Seperti dilansir Okezone "Bahkan mereka sangat kepikiran. Kok, nilainya segitu, padahal pas mengerjakan sudah yakin. Tapi setelah selesai, lihat nilainya cuma segitu," ujar Hikmah kepada Okezone, di SMPN 8 Makasaar, Jumat (20/11/2015).
Mangani melanjutkan, tidak hanya itu, banyak guru jatuh pada kompetensi pedagogik. Padahal itu yang palaing utama karena terkait bagaimana guru dalam mengenali karakter anak didiknya. Dan bagaimana guru itu juga bisa mentransfer ilmu kepada mereka.
Meskipun tak sedikit dari guru yang kesulitan dan gelisah karena nilainya rendah. Akan tetapi banyak pula dari guru yang meraih nilai memuaskan. Bahkan, nilai kompetensi pedagogik mereka juga bagus.
Mangani sendiri, mendapatkan nilai UKG dengan skor 68. Menurutnya, itu sudah termasuk tinggi bagi daerah di Sulawesi Selatan, khususnya guru olahraga. UKG bisa menjadi tolak ukur kompetensi guru dan hasilnya akan menjadi dasar pemetaan tenaga pendidik. Pelaksanaan UKG digelar sepanjang November menggunakan metode online maupun offline. Sekitar 2,9 juta guru harus mengerjakan soal sebanyak 60-120. Hal itu tergantung mata pelajaran dan jenjang pendidikan yang diampunya.
loading...

Artikel Terkait

Guru Gelisah Karena Nilai UKG Rendah
4/ 5
Oleh

Berlangganan

Suka dengan artikel di atas? Silakan berlangganan gratis via email

Berkomentarlah dengan bijak pada form di bawah ini!