Mendidik dengan "Reward and Punishment" Sudah Kuno

loading...
loading...
Anies
Mendikbud, Anies Baswedan
NadiGuru-Anies Baswedan, selaku Menteri Pendidikan dan Kebudayaan menyebutkan, jika cara yang dikenal dengan istilah “reward and punishment” sudah tak lagi efektif diterapkan terhadap anak-anak di masa sekarang. Bentuk ini sudah dinilai kuno dan ketinggalan zaman.
Menurutnya, yang harus dibangun pada sekarang ini adalah positif disiplin.
Model pendidikan dengan memberi penghargaan dan hukuman bagi anak didik dinilai sudah ketinggalan zaman. Maksudnya adalah mengupayakan suatu kondisi di mana seseorang yang mengalami kegagalan terpacu untuk menjadi lebih baik lagi.
Contoh untuk dampak dari penerapan reward and punishment, misalanya adalah ada seorang murid telat datang ke sekolah, dihukum berdiri sepanjang jam pelajaran oleh gurunya. Dlam hal ini, menurutnya hukuman yang diberikan itu sama sekali tak adanya hubungan dengan telat datang ke sekolah. Dan hukuman seperti itu pun tak memberikan jaminan akan sang murid untuk tidak telat lagi di kemudian hari.
"Datang terlambat ke sekolah, dihukum berdiri. Nyambung enggak antara terlambat dan berdiri? Itu buat puas gurunya saja," tutur Anies dikutip dari Kompas.

Mendikbud juga mengajak kepada para orangtua dan pendidik supaya tidak melihat anak seperti kertas kosong. Umpanya yang menyebutkan anak seperti kertas kosong memang marak, namun sebaiknya, anak dianggap sebagai biji atau benih.

Hal ini sebagaimana yang diungkapkan oleh Hadjar Dewantoro, jika anak-anak kita seperti biji. Tugas kita, menumbuhkan biji. Akarnya tidak terlihat. Batang, daun, juga tidak nampak. Namun, jika diberi kesempatan tumbuh, makan akan menjadi tanaman yang indah. 
loading...

Artikel Terkait

Mendidik dengan "Reward and Punishment" Sudah Kuno
4/ 5
Oleh

Berlangganan

Suka dengan artikel di atas? Silakan berlangganan gratis via email

1 komentar:

4 February 2016 at 11:43 delete

positif disiplin yang dimaksud gimana ya...sungguh sy blm paham cara penerapannya...mohon pencerahannnya

Reply
avatar

Berkomentarlah dengan bijak pada form di bawah ini!