Terhitung 1 Januari 2016, Tunjangan Profesi Guru akan Diperketat

Sertifikasi
Ilustrasi dana Sertifikasi Guru
NadiGuru-Sumarna Surapranata, selaku Direktur Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (P2TK3 Kemdikbud), mengatakan jika tunjangan profesi bagi guru akan lebih diperketat lagi terhitung mulai 1 Januari 2016.
Itu artinya, tunjangan yang sudah berjalan selama ini sedang dilakukan evaluasi dan dibenahi kembali. Pasalnya, tak sesuai dengan yang diperuntukan. Dalam hal ini, mulai tahun 2016 tunjangan itu akan dilihat berdasarkan dari kinerja guru.
Menurut Pranata, jika kompotensi guru akan dibenahi. Pasalnya, masih banyak guru yang kinerjanya masih rendah. Hal itu terlihat ketika pelaksaan uji kompetensi dasar (UKG) banyak yang dibawah standar nasional 48.00 persen.
Berdasarkan data UKG, masih terdapat sebagian guru yang tak bisa menjawab dan mengerjakan soal. Bisa disimpulkan jika ada guru yang dari jumlah 100 nomor soal, dengan jawaban benarnya hanya 7 nomor, bahkan ada yang hanya 1 nomor saja. Dilansir via PilahBerita.
Akan tetapi, walaupun hasil UKG rendah, tunjangan profesi guru masih tetap diterima, sehingga tunjangan mesti perlu dibenahi.
"Saya katakan guru kita bukan tidak pintar, tetapi mereka masih perlu di tingkatkan lagi pelatihannya dan kembali di perketat pemberian tunjangan profesi guru," ujar Pranata di Kemdikbud, Jakarta, beberapa waktu yang lalu.
Pranata juga menambahkan, hal-hal yang perlu dibenahi adalah, mulai dari sertifikasi, pengingkatan kompetensi, dan pemberian tunjangan profesi. Ketiga hal itu perlu dikaji ulang agar penerimanya berdasarkan dengan yang diperuntukan.
Demikian hasil kesimpulan dari berita dan informasi terkait tunjangan profesi guru yg dapat kami bagikan. Semoga informasi ini bisa memberikan manfaat, dan apabila berkenan mohon berikan komentar dan pendapatnya. Tetap setia bersama NadiGuru. Salah Silaturahmi 

Artikel Terkait

Terhitung 1 Januari 2016, Tunjangan Profesi Guru akan Diperketat
4/ 5
Oleh

Berlangganan

Suka dengan artikel di atas? Silakan berlangganan gratis via email

Berkomentarlah dengan bijak pada form di bawah ini!

loading...