Cara Menyembuhkan Autisme Dengan Lumba-lumba

Nadi Guru – Autisme merupakan kelainan perkembangan sistem saraf pada diri seseorang, yang kebanyakannya disebabkan adanya faktor hereditas dan terkadang bisa dideteksi ketika masih berusia 6 bulan. Pendeteksian dan terapi yang dilakukan sejak dini akan membuat si penderita lebih bisa menyesuaikan dirinya dengan seseorang yang normal.
Autisme bukan termasuk salah satu penyakit kejiwaan, tetapi gangguan terhadap otak yang termanifestasi dalam perilaku. Anak yang menderita autism, biasanya akan mengalami kesulitan untuk belajar dan berkomunikasi dengan orang lain. Oleh karena itu, anak autis harus menjalani terapi berdasarkan dengan kebutuhannya. Bukan hanya terapi wicara dan okupasi terapi saja, namun saat ini terdapat terapi lain yang unik yaitu dengan ‘berenang bersama lumba-lumba’.
Penyembuhan Autisme
Ilustrasi bersama Lumba-lumba (Sumber : CNN Indonesia)
Hal ini sebagaimana diungkapkan oleh Ashrully Setia Yudanto, Marketing Communication Manager Taman Safari II Prigen, Jawa Timur, jika berenang bersama lumba-lumba bisa membantu mengurangi hambatan autisme.
"Ada efek relaksasi yang ditimbulkan ketika berenang dan berinteraksi dengan lumba-lumba," ujar Ashrully alias Rully kepada CNN Indonesia.com ketika ditemui si Jakarta, pada Sabtu (30/1).

Seseorang yang menderita autisme, tidak langsung begitu saja berenang dengan lumba-lumba. Namun, terlebih dahulu mereka harus berkonsultasi dengan dokter dan fisioterapisnya.
"Jadi, kan para pengidap autisme itu memiliki saraf-saraf di tubuh yang dapat menimbulkan efek relaksasi itu. Nah, yang bisa membaca saraf itu ya fisioterapis," ungkapnya.

Selanjutnya, setelah diketahui titik-titik saraf yang rentan dengan autisme, pihak Taman Safari II Prigen, Jawa Timur, juga telah menyiapkan gelanggang renang bersama dengan lumba-lumba. Sementara itu, untuk harga yang dipatok agar bisa berenang dengan lumba-lumba yaitu Rp400 ribu per orang.

Tetapi, wahana ini tak hanya bisa dinikmati oleh para penderita autisme saja, namun juga bisa dinikmati oleh pengunjung lainnya yang juga mau merasakan sensasi berenang dengan lumba-lumba. Meskipun begitu, hingga saat ini masih jarang para pengunjung yang datang untuk melakukan terapi terhadap derita autisme bersama denganlumba-lumba. Mungkin saja hal itu dikarenakan masih banyak orang yang belum tahu jika sebenarnya lumba-lumba itu bisa membantu menyembuhkan penyakit autisme. 

Artikel Terkait

Cara Menyembuhkan Autisme Dengan Lumba-lumba
4/ 5
Oleh

Berlangganan

Suka dengan artikel di atas? Silakan berlangganan gratis via email

Berkomentarlah dengan bijak pada form di bawah ini!