Isu Planet Ke Sembilan yang Menggantikan Pluto

Planet ke sembilan

Nadi Guru – Sahabat Nadi Guru sekalian, seperti yang kita ketahui bersama jika Pluto pernah dipertimbangkan untuk tidak dijadikan sebagai planet dan kini jumlah planet hanya ada delapan (8). Namun, baru-baru ini dikabarkan jika akan ada lagi planet yang ke Sembilan di tata surya kita. Hal itu bisa iya bisa tidak, karena masih dalam tahap pendalaman para ilmuwan.

Ilmuwan itu membuat klaim dengan berdasarkan pada cara benda yang berjauhan terlihat bergerak. Namun, hingga jauh-jauh ini sebuah tim dari California Institute of Technology (Caltech) belum melakukan pengamatan secara langsung guna mengkonfirmasi kehadiran planet itu. Apabila benar-benar terbukti, planet kesembilan ini diduga memiliki 10x masa Bumi.
Klaim ini dianggapnya relatif aneh, pasalnya terdapat banyak teleskop di Bumi yang dapat dipergunakan guna membuktikan terdapatnya planet kesembilan, sebelum tim itu mengumumkan.
Dr Mike Brown mengatakan; "Saya berharap setelah kami mengumumkan ini, orang mulai melakukan pencarian planet itu." Dilansir dari Inilah.com
Sementara itu, Badan Antariksa Amerika Serikat (NASA) bereaksi menanggapi klaim temuan planet kesembillan di tata surya oleh astronom California Institute of Technology, Amerika Serikat tersebut. NASA mengingatkan supaya klaim temuan planet baru tersebut ditanggapi dengan hati-hati dan teliti. NASA mengatakan jika bukti yang ditunjukkan oleh ilmuwan dari California Institute of Technology itu belum cukup kuat. Dengan begitu, bagi badan antariksa AS tersebut, klaim itu hanyalah sebagai awal proses guna mencari benar atau tidaknya adanya planet kesembilan tersebut. Sebagaimana dilansir dari laman Viva.co.id
"Bagaimanapun deteksi planet baru itu masih sangat awal untuk mengatakan dengan pasti bahwa ada planet X di sana. Apa yang kami lihat adalah ini prediksi awal," ujar Jim Green, Direktur Ilmu Planet NASA dalam video tanggapannya dikutip Mirror, Jumat, 22 Januari 2016.

Berdasarkan perkiraan dari Tim Caltech jika jarak planet ke sembilan tersebut terhadap Matahari adalah 20x lebih jauh dari jarak Neptunus ke Matahari, yang bergerak sekitar 4,5 miliar km.
Sebenarnya, gagasan akan terdapatnya planet besar yang jauh dari tata surya kita itu bukanlah hal yang baru. Namun, telah ada semenjak 100 tahun yang lalu. Dr Brown merupakan salah satu orang yang mengkhususkan diri mencari Planet X, demikian banyak pakar pernah menyebut planet terjauh itu. Dr Brown menemukan Eris, benda selebar 2.236 km di Sabuk Kuiper pada tahun 2005. Setahun kemudian muncullah berbagai perdebatan, hingga membuat Pluto kehilangan statusnya sebagai planet dalam tata surya.
Dalam presentasi untuk membuktikan planet ke Sembilan di tata surya tersebut, sekelompok peneliti dari Caltech menjelaskan jika perilaku dari objek-objek angkasa yang ada di Sauk Kiper.

Planet itu diperkirakan memiliki ukuran antara Bumi dan Neptunus, sementara untuk jarak orbitnya memakan waktu hingga 20 ribu tahun dalam sekali mengitari Matahari. 

Artikel Terkait

Isu Planet Ke Sembilan yang Menggantikan Pluto
4/ 5
Oleh

Berlangganan

Suka dengan artikel di atas? Silakan berlangganan gratis via email

Berkomentarlah dengan bijak pada form di bawah ini!

loading...