Sedih! Pembina Pramuka di Sukabumi Melakukan Pelecehan S3ksual Terhadap Anak Didiknya

loading...
loading...
Nadi Guru – Selaku mantan aktivitis anggota Pramuka dari mulai SD hingga perguruan tinggi, saya merasa sangat sedih atas perlakuan salah satu oknum Pembina Pramuka di Sukabumi. Hal itu dikarenakan oknum Pembina Pramuka itu telah melakukan pelecehan s3k*sual terhadap anak didiknya sendiri. Padahal, seharusnya seorang Pembina Pramuka harus mencerminkan budi pekerti yang baik.
Baca juga : Waspada! Buku PAI Kelas 5 SD Sesat, Nabi Muhammad Jadi Urutan 13 dan Nabi Isa Jadi Urutan Terakhir (25)

Pramuka merupakan singkatan dari Praja Muda Karana, yang artinya adalah warga muda yang berkarya. Dengan tunas kelapa sebagai lambangnya yang memiliki arti begitu mendalam dalam hal kebaikan. Apalagi, di dalam organisasi Pramuka pun memiliki Dasa Dharma dan Tri Satya yang harus dipegang teguh oleh seluruh para anggotanya. Tentunya, hal ini sangat menampar nama baik Pramuka dan dunia pendidikan itu sendiri.
Berdasarkan informasi dari laman Republika jika Polres Sukabumi, Jawa Barat, terus menerima pengaduan dari para orangtua terkait anaknya yang diduga telah menjadi korban pelecehan s3k*sual, yang dilakukan oleh oknum Pembina Pramuka berinisial DH (37).
Pelecehan Seksual
Ilustrasi Pelecehan s3k*sual
Menurut Kasat Reskrim Polres Sukabumi AKP Gilang Prastya jika korban pelecehan s3k*sual dilakukan oleh DH di salah satu SD yang berada di Kecamatan Parungkuda, Sukabumi terus mengalami penambahan jumlahnya dengan kebanyakan korban adalah anak di bawah umur.
"Hingga saat ini orangtua si anak yang diduga menjadi korban pelecehan s3k*sual DH masih terus berdatangan dan tidak menutup menutup kemungkinan jumlahnya bisa bertambah banyak," tegasnya.

Berdasarkan penjelasannya, hingga saat ini telah terdapat lima (5) korban yang melapor kepada pihaknya dengan kebanyakan korbannya adalah anak laki-laki. Dalam melakukan aksi bejadnya tersebut, DH seringkali mengancam korbannya, sehingga si anak mau untuk menuruti perintah dari oknum tersebut.
Baca juga : Mengaku ISIS dan Teror Sekolah, Siswa SMA ditahan Polisi
Pada saat ini, oknum Pembina Pramuka itu telah ditangkap dan dijebloskan ke dalam penjara di Mapolsek Parungkuda guna kepentingan penyelidikan. Dari tim penyidik Polsek dan juga Polres Sukabumi, terus mengorek keterangan dari tersangka guna mengetahui jumlah korbannya. Selain itu, pihaknya pun akan meminta bantuan kepada psikolog guna memeriksa kesehatan jiwanya.
"Kami juga mengimbau kepada orang tua yang menduga anaknya menjadi korban kebejatan DH untuk segera melapor guna melengkapi berkas penyidikan," ungkap Gilang dilansir dari Antara News (Minggu, 31 Januari 2016).

Berdasarkan keterangan dari salah satu orang tua korban IL jika pada awalnya anaknya itu tidak ingin menceritakan kejadian yang dialaminya. Tetapi, setelah dirayu secara terus menerus akhirnya anaknya itu mau bercerita. Dirinya pun sempat kaget, pasalnya kalau pelecehan s3k*sual yang dilakukan oleh DH itu korbannya mencapai belasan anak. Dimana korban DH itu masih duduk di bangku kelas 4-6 dan ada juga korbannya yang saat ini telah lulus dari SD.
Atas perbuatannya yang bejad itu kini DH terancam hukuman penjara selama 15 tahun sesuai dengan Undang-Undang tentang perlindungan anak dalam pasal 292 jo pasal 294 jo pasal 298.
loading...

Artikel Terkait

Sedih! Pembina Pramuka di Sukabumi Melakukan Pelecehan S3ksual Terhadap Anak Didiknya
4/ 5
Oleh

Berlangganan

Suka dengan artikel di atas? Silakan berlangganan gratis via email

Berkomentarlah dengan bijak pada form di bawah ini!