NADI GURU BLOG

Larangan Berhijab Bagi Perempuan di Bosnia

Posted by Dede Taufik on Tuesday, 9 February 2016

hijab bosnia
Penyelenggara protes mengatakan pelarangan tersebut bertujuan untuk merampas hak Muslimah untuk bekerja. (Foto: Arrahmah)
Nadi Guru – hijab atau berhijab merupakan keharusan bagi umat muslim, khususnya kaum perempuan untuk menutupi auratnya. Pasalnya, hampir dari sebagian besar anggota tubuh perempuan adalah aurat yang harus ditutupi. Hal itu guna membebaskan dirinya maupun orang yang melihat dirinya dari dosa.
Namun, ternyata keharusan untuk berhijab bagi perempuan itu mendapatkan larangan. Hingga pada akhirnya sebanyak kurang lebih 2.000 perempuan (Muslimah) di Bosnia, sudah menggelar sebuah aksi protes untuk menentang pelarangan hijab di pengadilan dan lembaga peradilan di ibu kota Bosnia, Sarajevo.
Menurut Samira Zunic Velagic, selaku Koordinator aksi, bahwa larangan itu merupakan “serangan serius terhadap kehormatan, kepribadian dan jati diri Muslim," serta membatasi hak kaum perempuan Muslim untuk bekerja. Dan Para perempuan itu membentangkan sebuah poster yang bertuliskan ‘hijab adalah hak saya’ dilansir dari jpnn.com (Selasa, 9 Feb 2016).
Masyarakat Muslim sekitar 40% dari populasi di Bosnia yang jumlahnya mencapai 3,8 juta jiwa. Sementara penduduk lainnya sebagian besar adalah penganut Ortodoks atau Katolik dilansir dari arrahmah.com. Penggunaan hijab telah dilarang oleh penguasa komunis saat Bosnia masih menjadi bagian dari bekas Yugoslavia sampai tahun 1992, ketika mendeklarasikan kemerdekaan.
Nah, bagi kaum perempuan yang ada di Indonesia khususnya, harus merasa bersyukur karena mayoritasnya adalah Agama Islam. Dengan begitu, berhijablah untuk menutupi aurat kalian semuanya. Malulah sama mereka yang memperjuangkan dirinya demi mengenakan hijab.  

Previous
« Prev Post

Related Posts

13:45:00

0 komentar:

Post a Comment

Berkomentarlah dengan bijak pada form di bawah ini!