Bahaya Membiarkan Perilaku Menyontek

Nadi Guru – Menyontek adalah perilaku curang atau tidak jujur yang dilakukan oleh seseorang (siswa) dalam meraih nilai yang bagus. Banyak sekali cara yang seringkali dilakukan untuk melancarkan aksinya agar bisa menyontek. 
menyontek
Ilustrasi Perilaku Menyontek
Misalkan saja dengan membuat rangkuman pada kertas-kertas kecil, menengok ke jawaban teman baik yang di depan, belakang, samping kiri, maupun samping kanan. Bahkan, mungkin saja melakukan hal yang lebih ekstrim lagi, seperti contekan di paha, di kuku, di tangan, dll. Coba perhatikan gambar di bawah ini!

Menyontek 1
#Menyontek 1

Menyontek unik
#Menyontek 2
Sebentar lagi, bagi siswa kelas 6 SD, kelas 9 SMP, dan 12 SMA akan melaksanakan ujian nasional (UN). Tak sedikit kabar yang miring diberitakan oleh berbagai media informasi terkait dengan kecurangan dalam pelaksanaan UN tersebut. Salah satunya misalkan adanya jual beli soal UN maupun kunci jawaban pada UN itu sendiri. Hal itu tidak dibenarkan karena jelas merupakan perilaku yang salah dan berbahaya.
Dalam hadits dari sahabat Abdullah bin Mas’ud radhiyallahu ‘anhu, dijelaskan terkait dengan keutamaan sikap jujur dan bahaya dari sikap dusta.  Ibnu Mas’ud mengatakan, bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
"Hendaklah kalian senantiasa berlaku jujur, karena sesungguhnya kejujuran akan megantarkan pada kebaikan dan sesungguhnya kebaikan akan mengantarkan pada surga. Jika seseorang senantiasa berlaku jujur dan berusaha untuk jujur, maka dia akan dicatat di sisi Allah sebagai orang yang jujur. Hati-hatilah kalian dari berbuat dusta, karena sesungguhnya dusta akan mengantarkan kepada kejahatan dan kejahatan akan mengantarkan pada neraka. Jika seseorang sukanya berdusta dan berupaya untuk berdusta, maka ia akan dicatat di sisi Allah sebagai pendusta.” (HR. Muslim no. 2607)

Perilaku menyontek memiliki bahaya dalam jangka pendek maupun jangka panjang.
Jangka pendek :
  • Siswa menjadi tidak pede dengan jawabannya. Padahal barangkali jawabannya lebih benar daripada milik temannya. Menyontek juga membahayakan diri sendiri karena bila ketahuan guru, bisa saja nilainya 0.

Jangka panjang :
  • Pepatah mengatakan, “Siapa yang menanam, dia akan menuai hasilnya kelak.” Kalau itu adalah kejelekan yang ditanam, maka tunggu hasil jeleknya kelak. Tak dimungkiri, ketika sudah dewasa dan hidup sendiri. Tabiat-tabiat hasil perilaku menyontek mulai diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, seperti mencuri, korupsi, manajemen buruk, pemalas tapi ingin jabatan dan pedapatan tinggi.

Sementara akibat dari monyontek lainnya yaitu:
  1. Lahirnya sosok pecundang di lingkungan masyarakat.
  2. Banyak yang sakit hati gara-gara usahanya yang jujur dan sungguh-sungguh dikalahkan oleh mereka yang ‘berhasil’ karena menyontek.
  3. Banyak posisi penting yang diduduki oleh orang yang tidak mampu. Padahal, mereka menempati posisi-posisi strategis yang mengurusi kepentingan banyak orang. Sehingga, akibatnya banyak penyelewengan dan banyak ketidakberesan.

Sumber bacaan :
https://muslim.or.id/21120-dosa-menyontek-saat-ujian.html
http://3justsmile3.blogspot.co.id/2011/12/bahaya-menyontek.html

Artikel Terkait

Bahaya Membiarkan Perilaku Menyontek
4/ 5
Oleh

Berlangganan

Suka dengan artikel di atas? Silakan berlangganan gratis via email

Berkomentarlah dengan bijak pada form di bawah ini!

loading...