NADI GURU BLOG

Inilah Karakteristik Guru Teladan yang Perlu Diketahui

Posted by Dede Taufik on Saturday, 19 March 2016

Nadi Guru – Guru teladan merupakan guru yang harus bisa menjadi panutan bagi orang lain. Dalam hal ini, segala perilakunya baik ucapan maupun perbuatannya harus menjadi contoh yang baik. Perilakunya, harus bisa dijadikan sebagai inspirasi oleh murid-muridnya, rekan-rekan guru, dan masyarakat sekitarnya.
Karakteristik guru teladan
Menjadi guru teladan sangatlah sulit, sehingga dibutuhkan perjuangan dan pengorbanan yang didasari dengan keihklasan dari setiap individunya masing-masing. Dalam hal ini, menjadikan prefesinya sebagai profesi yang dibanggakan dan sebagai amanah yang harus diembannya.

Guna menjadi teladan, terdapat beberapa karakteristik yang harus diperhatikan seperti yang diungkap oleh Mahmud Samir al-Munir, dalam bukunya “al-Mu’allimur Rabbany-Guru Teladan” yang dilansir waspadamedan.com.

1. Karakteristik Akidah, Akhlak, dan Prilaku
Seorang guru harus memiliki akidah yang bersih dari berbagai hal yang bertentangan dengannya. Senantiasa dirinya selalu merasa diawasi oleh Allah SWT. (muraqabah) dimanapun berada, melakukan koreksi diri (muhasabah) atas kelalaian dan kesalahan. Menanamkan sikap tawadhu’ (rendah hati). Janganlah sampai timbul suatu perasaan ujub dan ghurur. Karena orang yang tawadhu’ akan diangkat derajatnya oleh Allah SWT.
Guru harus memiliki akhlak yang mulia, berkelakuan baik, serta menjauhi hal-hal yang bertentangan dengan hal itu, baik di dalam kelas maupun juga di luar kelas. Guru harus mampu mengatur waktu dengan baik. Sehingga tak ada waktu yag terlewatkan tanpa mendatangkan manfaat duniawi dan ukhrawi.

Umar ibn Utbah, berpesan kepada pendidik anaknya: 
“Hendaknya dalam memperbaiki anakku, kamu perbaiki dirimu dahulu. Mata mereka mengikutimu. Yang baik menurut mereka adalah apa yang kamu perbuat. Dan yang buruk menurut mereka adalah apa yang kamu tinggalkan.”

2. Karakteristik Profesional
Profesi seorang guru merupakan profesi yang sangat mulia dan dimuliakan oleh Alloh SWT. Guru harus mempunyai bekal dan persiapan yang matang, supaya bisa melaksanakan profesi dan risalahnya tersebut.
Hal-hal yang perlu diperhatikan oleh guru ketika dalam proses belajar mengajar (PBM), yakni sebagai berikut:
  • Menguasai materi pelajaran dengan matang melebihi siswa-siswanya dan mampu memberikan pemahaman kepada mereka secara baik.
  • Guru harus memiliki kesiapan alami (fitrah) untuk menjalani proses mengajar, seperti pemikiran yang lurus, bashirah yang jernih, tidak melamun, berpandangan jauh ke depan, cepat tanggap, dan dapat mengambil tindakan yang tepat pada saat-saat kritis.
  • Guru harus menguasai cara-cara mengajar dan menjelaskan. Dia mesti menelaah buku-buku yang berkaitan dengan bidang studi yang diajarkannya. Sebelum memasuki pelajaran, guru harus siap secara mental, fisik, waktu dan ilmu (materi). Maksud kesiapan mental dan fisik adalah tidak mengisi pelajaran dalam keadaan perasaan yang kacau, malas ataupun lapar. Kesiapan waktu adalah dia mengisi pelajaran itu dengan jiwa yang tenang, tidak menghitung tiap detik yang berlalu, tidak menanti-nanti waktu usainya atau menginginkan para siswa membaca sendiri tanpa diterangkan maksudnya, atau menghabiskan jam pelajaran dengan hal-hal yang tidak ada gunanya bagi siswa. Sedangkan maksud kesiapan ilmu adalah dia menyiapkan materi pelajaran sebelum masuk kelas. Dia menyiapkan apa yang dikatakannya. Sebiasa mungkin, dia menghindari spontanitas dalam mengajar jika tidak menguasai materinya.

Sumber bacaan :
http://www.waspadamedan.com/index.php?option=com_content&view=article&id=3041:warga-rapi-buka-puasa-bersama&catid=37:aceh&Itemid=108

Previous
« Prev Post

Related Posts

08:56:00

0 komentar:

Post a Comment

Berkomentarlah dengan bijak pada form di bawah ini!