Robot untuk Membantu Pendidikan

Nadi Guru – Reinhard Lazuardi Kuwandy dan  Christian Tarunajaya merupakan dua Mahasiswa Universitas Bina Nusantara. Mereka berdua menampilkan robot hasil karyanya di Kampus  Binus, Kebon Jeruk, Jakarta, Jumat (4/3).

Robot untuk Membantu Pendidikan

Robot  tersebut diberi nama Bi-Max singkatan dari Binus Maximus. Robot itu mampu mengenali ucapan dalam bahasa Indonesia. Selain itun juga bisa memberikan respons dalam bahasa Indonesia. hal itu pasti saja dampak dari pesatnya kemajuan teknologi yang bisa membuat manusia dan mesin hidup berdampingan. Robot Bi-Max itu bisa berperan memperkaya pengalaman belajar di sekolah-sekolah.
Robot Bi-Max, robot cerdas humanoid diciptakan oleh tiga mahasiswa School of Computer Science Universitas Binus. Ketiga mahasiswa itu adalah Reinhard Lazuardi Kuwandy, Oey Kevin Wijaya, dan Christian Tarunajaya.
"Robot ini akan dibawa ke TK-TK Binus untuk membantu para guru mengajar," kata Widodo Budiharto, dosen yang membimbing tiga mahasiswa tersebut. Menurut Budiharto, bahwa siswi TK akan senang apabila mendengar dongeng dari Bi-Max, robot logam setinggi 75 sentimeter. Pasalnya, Bi-Max ini bisa berbicara, mendongeng Malin Kundang dan juga bisa memutar lagu ‘Potong Bebek Angsa’.
Menurut Christian bahwa robot humanoid yang responsif terhadap ucapan manusia bisa dimanfaatkan di berbagai lembaga selain sekolah.
"Robot-robot itu dijadikan resepsionis atau pemandu di tempat wisata. Intinya, robot humanoid diciptakan untuk membantu manusia," ucapnya.

Budiharto menambahkan jika diperlukan penelitian yang mendalam dan juga berkelanjutan dalambidang pengembangan robot humanoid. Pengembangannya diakui oleh Budiharto  membutuhkan biaya yang banyak.
"Kami fokus pada pengembangan kecerdasan buatan," tutur Widodo. Sementara ini, seluruh kosakata Bi-Max, hanya tersedia pada saat robot itu terhubung dengan internet. Pada masa mendatang, seluruh data disimpan di prosesor robot. Untuk menyelesaiakan robot Bi-Max, tim tersebut membutuhkan waktu selama empat bulan. Dana pengembangan saat ini berasal dari hibah Program Insentif Riset Sistem Inovasi Nasional tahun 2015, yang diadakan oleh pemerintah. Dengan seluruh komponennya diimpor dari Kanada dan juga Eropa.

Sumber bacaan :
http://print.kompas.com/baca/2016/03/05/Kecerdasan-Buatan-untuk-Membantu-Pendidikan

Artikel Terkait

Robot untuk Membantu Pendidikan
4/ 5
Oleh

Berlangganan

Suka dengan artikel di atas? Silakan berlangganan gratis via email

Berkomentarlah dengan bijak pada form di bawah ini!

loading...