NADI GURU BLOG

Hati-hati Jika Usil Terhadap Teman Karena Bisa Menyebabkan Kelumpuhan Seperti Ini

Posted by Dede Taufik on Saturday, 30 April 2016

Nadi Guru - Ana Amelia yang masih berusia 9 tahun merupakan bocah yang saat ini menderita sakit lumpuh akibat jatuh terduduk. Hal itu dikarenakan ulah usil dari teman-teman sekelasnya di SD Negeri Mangkang Wetan II Semarang, pada tanggal 31 Maret 2016 lalu.
Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi yang akrab disapa Hendi itu dtang untuk mengetahui kondisi Ana yang kini harus terpaksa berbaring di tempat tidur dikarenakan kondisinya yang kian semakin memprihatinkan.
Wali Kota Semarang dan Ana Korban Usil Temannya
Menurut Ibundanya, Indah, jika peristiwa tragis itu bermula ketika Ana dan teman-teman di kelasnya sedang bercanda saling ejek. Ulah usil dari temannya yang menarik bangku Ana pun membuatnya  terjatuh di lantai dengan posisi terduduk.
“Setelah kejadian itu anak saya masih sempat bermain dan bersekolah. Tapi pada 4 April 2016 setelah pulang sekolah, ia mulai lemas tidak dapat menggerakkan badannya,” kata Indah kepada Hendi seperti dilansir Viva.co.id (30/4/16).
Melihat suatu kejanggalan terhadap kesehatan Ana, pihak keluarga pun membawanya ke Rumah Sakit Tugurejo. Kemudian mendapat rujukan ke Rumah Sakit Kariadi Semarang, karena harus menjalani rawat inap.
Berdasarkan keterangan medis dari pihak rumah sakit jika Ana mengalami kelumpuhan. Gangguan saraf akibat benturan pada tulang ekornya. Namun, setelah menjalani perawatan selama 11 hari, pihak rumah sakit pun akhirnya menyarankan kepada keluarga Ana untuk melakukan rawat jalan.
Semenjak itu, keluarga  Ana pun hanya bisa pasrah. Terlebih lagi karena kondisi ekonomi yang dialami oleh pasangan Tukiran dan Indah tersebut terbilang kurang mampu. Dan ketika diajak berbicara oleh Wali Kota, Ana pun tak berbicara apa-apa. Ana hanya merespons pembicaraan Hendi dengan tersenyum.
“Bu, putri ibu saya bawa ke Rumah Sakit Ketileng Semarang purun njeh? Mangke biayanipun pemerintah sing nanggung (mau ya? Nanti biayanya pemerintah yang tanggung). Pak Camat tolong nanti diantar,” tutur Hendi.
Dalam kesempatan itu pula, Hendi menyatakan keprihatinannya dan berharap supaya kejadian Ana yang diakibatkan oleh ulah iseng teman sekelasnya itu tidak terulang kembali.

Dengan begitu, dari kejadian itu semua kita bisa mengambil hikmahnya untuk hati-hati dalam usil terhadap teman-teman. Janganlah melakukan sebuah keusilan yang melebihi batas kewajaran. 

Previous
« Prev Post

Related Posts

23:16:00

0 komentar:

Post a Comment

Berkomentarlah dengan bijak pada form di bawah ini!