Pentingnya Keterlibatan Orangtua Dalam Pendidikan Anak

Nadi Guru - Keluarga memiliki peranan penting dalam proses pendidikan anak. Bahkan, keluarga dikatakan sebagai pendidikan yang pertama dan utama. Orangtua yang banyak terlibat terhadap pendidikan anak, akan berpeluang besar untuk mengantarkan anaknya menjadi siswa berprestasi. Hal itu dikarenakan terjalinnya hubungan psikologis antara anak dengan orangtuanya.
Pentingnya Keterlibatan Orangtua Dalam Pendidikan Anak
Sebenarnya, terkait dengan pentingnya keterlibatan orangtua dalam pendidikan anak, telah banyak dari para ahli yang meneliti. Orangtua yang lebih melibatkan diri dalam pendidikan anak, mempunyai anak yang performa akademisnya lebih unggul dibandingkan dengan anak dari orangtua yang kurang terlibat (Topor dkk, 2010). Sebaliknya, kurangnya keterlibatan orangtua diindikasikan sebagai salah satu faktor penghalang bagi kesuksesan akademik dan aktualisasi potensi anak (Khajehpur & Ghazvini, 2011).
Tak dimungkiri, jika dew@sa ini tak sedikit dari orangtua yang kurang terlibat aktif dalam pendidikan anak-anaknya. Kebanyakan dari mereka telah memercayakan sepenuhnya kepada guru di sekolah. Padahal, waktu pendidikan di sekolah hanyalah sebentar. Selain itu, guru di sekolah bukan hanya menangani satu orang siswa melainkan secara keseluruhan di dalam kelasnya.
Diakui atau tidak, kebanyakan dari orangtua dalam melakukan interaksi dengan guru terkait dengan proses pendidikan di sekolah dalam kurun waktu selama satu tahun, setidaknya hanya satu atau dua kali. Pertama, untuk tahun ajaran baru dan yang kedua, pada akhir semester. Itupun jika tidak diwakilkan kepada orang kepercayaan karena sibuk dengan pekerjaannya.
Padahal, interaksi antara orangtua dengan guru untuk terlibat dalam pendidikan anaknya bisa dilakukan secara terus menerus. Orangtua memiliki hak untuk menanyakan dan mengetahui perkembangan anaknya di sekolah. Begitupun sebaliknya, guru pun harus mengetahui perkembangan siswa di rumah.
Dengan adanya interaksi tersebut, perkembangan anak dalam proses pendidikan akan terus terpantau. Apabila ditemukan suatu permasalahan yang terjadi, maka bisa segera dilakukan tindakan preventif (pencegahan) agar permasalahannya tidak menjadi besar. Berbeda halnya jika tidak ada interaksi sama sekali, maka bisa jadi permasalahan anak tersebut akan membentuk karakter negatif dalam dirinya.
Sesungguhnya, orangtua yang terlibat dalam pendidikan anak. Bukan hanya akan mengantarkan anaknya berprestasi di sekolah secara akademik. Melainkan lebih dari itu, keterlibatan orangtua juga bisa menjadi penghalau dari berbagai pengaruh lingkungan yang negatif. Seperti pengaruh dari penyimpangan pemahaman akidah (keagamaan), kekerasan fisik maupun seksual dari teman sebaya maupun orang-orang di sekitarnya, dan juga pengaruh negatif dari ancaman penyebaran virus LGBT (Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender) yang baru-baru ini sedang marak diperbincangkan.  

Artikel Terkait

Pentingnya Keterlibatan Orangtua Dalam Pendidikan Anak
4/ 5
Oleh

Berlangganan

Suka dengan artikel di atas? Silakan berlangganan gratis via email

2 komentar

8 May 2016 at 17:21 delete

Iya,,, Bener banget Ang,,, Tak dapat disangkal jika orangtua merupakan pendidikan yang pertama dan utama.

Reply
avatar

Berkomentarlah dengan bijak pada form di bawah ini!

loading...