#340 Sekolah Diusulkan Walikota Surabaya Untuk Menerapkan Kurikulum 2013

loading...
loading...
Kurikulum 2013 --- Penerapan Kurikulum 2013 (K13) di Surabaya selama ini belum merata ke seluruh sekolah. Tahun ini, Dinas Pendidikan (Dindik) Surabaya mengusulkan 340 sekolah untuk menerapkan K13 pada tahun ajaran yang baru. Saat ini, sekolah-sekolah tersebut diajukan kepada Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) oleh Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini.
Kepala Bidang Pendidikan Dasar Dindik Surabaya, Eko Prasetyoningsih, mengatakan, sebelum sekolah menerapkan kurikulum 2013 terlebih dulu harus disahkan melalui surat keputusan (SK).
SK tersebut berasal dari pusat setelah pengajuan ini.

“Kalau yang akan menerapkan K13 dan terdata oleh kami, saat ini permohonannya sedang diajukan,” paparnya ketika dikonfirmasi Surya.co.id, Sabtu (1/7/2016).

Dikatakannya, pelaksanaan kurikulum 2013 dilakukan secara bertahap sebab kurikulum tersebut dilakukan berdasarkan kesiapan masing-masing sekolah. Mulai dari kesiapan sumber daya manusia atau guru, kesiapan buku, kesiapan sarana prasarana, dan sebagainya.

“Kalau persiapan sekolah ini, Dindik sudah membina dan menadakan beragam pelatihan,” terangnya.

Pada awal Juni lalu, sosialisasi kurikulum 2013 kepada pihak terkait sudah dilakukan. Baik kepada pengawas maupun kepala sekolah. Secara bertahap upaya mempersiapkan sekolah untuk menerapkan kurikulum 2013 juga digencarkan.

“Guru harus memahami, bagaimana membuat RPP, strategi belajar dalam kurikulum 2013 juga harus tahu,” katanya.

Penerapan sekolah dengan kurikulum 2013 dilakukan dengan dua cara. Yakni, sekolah yang ditunjuk oleh Kemendikbud, dan sekolah yang mengajukan permohonan secara mandiri.

”Penerapannya bertahap dalam tiga tahunan ini,” katanya.

Kepala Dindik Surabaya, Ikhsan menjelaskan melalui pemerintah kota telah dikirimkan surat resmi kepada Kemendikbud. Surat tersebut berisi persiapan-persiapan yang sudah dilakukan oleh Surabaya untuk bisa menerapkan kurikulum 2013 di sekolah-sekolah.

“Pengajuan ini tidak hanya sekolah sasaran Kurikulum 2013, tetapi juga sekolah non sasaran yang sudah siap untuk mengganti kurikulum di tempatnya,” terangnya.

Ikhsan menjelaskan, Surabaya sudah melakukan persiapan untuk K13. Mulai dari pelatihan guru, persiapan membeli buku, rapor online, program e-learning untuk guru, karya tulis ilmiah, program Sahabat Dinas Pendidikan, dan sebagainya. Berdasarkan data Dindik Surabaya, ada 340 sekolah yang diusulkan untuk menerapkan Kurikulum 2013 dari total 1.045 lembaga sekolah. Rinciannya, jenjang SD ada 166 sekolah, dan SMP 174 sekolah.


“Yang belum ini kami ajukan izin untuk bisa menerapkan Kurikulum 2013 secara mandiri,” tambahnya. (Surabaya.Tribunnews.com)
Kurikulum 2013

loading...

Artikel Terkait

#340 Sekolah Diusulkan Walikota Surabaya Untuk Menerapkan Kurikulum 2013
4/ 5
Oleh

Berlangganan

Suka dengan artikel di atas? Silakan berlangganan gratis via email

Berkomentarlah dengan bijak pada form di bawah ini!