NADI GURU BLOG

Guru Tak Didukung, Resikonya Siswa Gagal

Posted by Dede Taufik on Thursday, 7 July 2016


Stres pada Guru Bisa Menular ke Siswa --- Kelelahan yang terjadi pada guru akan menimbulkan stres yang bisa mengganggu anak-anak dan juga perilaku mereka dalam proses pembelajaran. Studi terhadp hal itu termasuk juga kali pertama dilakukan, untuk menguji kaitan antara kelelahan guru dan juga kadar kortisol pada anak-anak yang merupakan indikator biologis.
Berdasarkan laporan Dailymail, para peneliti diKanada mengumpulkan sampel air liur lebih dari 400 anak sekolah usia 9 hingga 13 th dan diuji kadar kortisolnya. Mereka menemukan fakta, jika guru yang lebih berpengalaman lebih cepat terkena burnout (kelelahan emosional), akibat kadar kortisol siswa yang meningkat. Hal itu karena ada kaitannya dengan kesulitan belajar serta masalah kesehatan mental anak-anak.
Guru Tak Didukung, Resikonya Siswa Gagal
Profesor Eva Oberle, selaku penulis utama dalam studi itu, dari University of British Columbia mengatakan, bahwa hal itu menunjukkan mungkin terjadi penularan stres di dalam kelas antara siswa dan guru-guru mereka. Tidak dapat diketahui mana yang datang pertama, meningkatnya kortisol atau burnout pada guru. Kami menganggap hubungan antara siswa dan guru stres adalah masalah siklus di kelas.
Menurut Oberle, stres di dalam kelas bisa menjadi pemicu guru agar dapat lebih maksimal menangani siswa.

‘’Stres bisa berasal dari siswa yang mungkin lebih menantang guru untuk mengajar dengan pertimbangan kecemasan, masalah perilaku, atau kebutuhan khusus. Dalam skenario ini, guru bisa merasa kewalahan dan akan mendapatkan tingkatan kelelehan emosional lebih tinggi,’’ ucap Oberle.

Dengan begitu, guru membutuhkan sumber daya yang memadai dan dukungan dalam pekerjaan mereka untuk menghadapi kelelahan dan mengurangi stres di dalam kelas.

‘’Jika kita tidak mendukung guru, kita berisiko memperoleh siswa yang gagal,’’ katanya.

Penemuan itu kemudian dipublikasikan dalam sebuah jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Kedokteran. (Pikiran Rakyat)

Previous
« Prev Post

Related Posts

19:19:00

0 komentar:

Post a Comment

Berkomentarlah dengan bijak pada form di bawah ini!