Guru TK Harus Mengajar Anak-anak dengan Sabar, Telaten dan Terampil

Guru TK Harus Mengajar Anak-anak dengan Sabar, Telaten dan Terampil--- Menjadi seorang guru Taman Kanak-kanak (TK), tidaklah mudah seperti apa yang kita bayangan. Seorang guru TK harus memiliki kesabaran, ketelatenan, dan keterampilan, untuk mengetahui karakter anak-anak didiknya.
Seperti Nur Hasanah (33), yang sudah 16 tahun menjadi guru TK Binawati sejak tahun 2000 ini. Baginya menjadi guru TK sangatlah menyenangkan. Ketika hati sedang sedih dirinya bisa terhibur serta menghibur anak-anak.

"Dulu saya bercita-cita menjadi perawat Kesdam, dan pernah mengikuti tes. Nah ketika ikut tes saya tidak lulus, karena ada bekat (tanda)  di perut karena operasi usus buntu," ungkap Nur Sapaan Akrabnya.

Karena ingin memiliki pekerjaan, lanjut Nur, tidak lama nganggur akhirnya ada teman datang ke rumah mengajak untuk melamar menjadi guru LPG TK Aisyiah dikawasan Balayuda," Saya diterima kerja disana, lama bekerja disana selama 1,5 tahun, akhirnya saya kembali melamar di TK Binawati dan diterima hingga kini masih menjadi Guru TK Binawati," ungkap wanita lahir 25 agustus 1981 ini.
Lanjutnya, oleh itulah dirinya hingga kini mencintai pekerjaannya. Bagi Nur anak-anak tersebut bisa membuat hatinya terhibur setelah tidak lulus mengkitu tes perawat Kesdam," Saya mencintai anak-anak seperti anak saya sendiri, mengajar dan mendidik dengan sabar, agar semua anak-anak di TK Binawati menjadi anak yang pintar," katanya.
Untuk materi yang diajarkan di TK Binawati, sambungnya, pertama pasti perkenalan dulu, anak harus senang ibu guru. Begitu pula ibu guru harus mengenal karekter anak-anak yang diajarnya, " yang jelas kita harus pintar-pintar mengambil hatinya, tidak bisa dengan kekerasan, tetapi dengan lembut dan perlahan, tidak bisa cepat," ungkapnya,
Seperti mengajarkan huruf, Jika hari ini mengajarkan (mengenalkan) huruf A besok mengulangi huruf A, saat hendak menuju ke B, Tetapi A jangan ditinggalkan hingga sampai nanti huruf Z, "Begitu juga sistem angka, jadi kita kenalkan pelan-pelan, agar si anak bisa menangkapnya," katanya.
Selain itu, disini kita ajar cara mewarnai, mengambar, melipat, menempel, mengunting dan mengayam," Semua ini dibagi dua, pertama melatih motorik kasar contohnya olahraga, mengayam, menggunting, agar motorik anak bisa bergerak total. Kedua menulis dan mengenal huruf itu merupakan motorik halus, tak lupa bermain," bebernya.
Nur juga berpesan kepada wali murid, pertemuan guru dan anak hanya 2 jam, ketika di sekolah guru memperhatikan banyak anak-anak di dalam satu kelas bukan satu anak saja. "Jadi wali murid diharapkan bisa
berkeja sama dalam pembimbing dan mendidik anak agar kegiatan proses belajar mengajar bisa berhasil.
Pelajar disekolah harus diulang kemballi dirumah, ibu pun harus selau bertanya kepada anak, pelajar

apa tadi yang dipelajari di sekolah," tutup ibu anak dua ini. (Palembang.tribunnews.com)
Guru TK Harus Mengajar Anak-anak dengan Sabar, Telaten dan Terampil

Artikel Terkait

Guru TK Harus Mengajar Anak-anak dengan Sabar, Telaten dan Terampil
4/ 5
Oleh

Berlangganan

Suka dengan artikel di atas? Silakan berlangganan gratis via email

Berkomentarlah dengan bijak pada form di bawah ini!