NADI GURU BLOG

Inilah Bahaya Bagi Masa Depan Pendidikan, Jika Guru Dipolisikan Orangtua Siswa

Posted by Dede Taufik on Monday, 4 July 2016

Bahaya Guru Dipolisikan Orangtua Siswa--- KH Satori Ismail, selaku Ketua Ikatan Dakwah Indonesia (IKADI), menilai jika kasus guru Sekolah Menengah Pertama (SMP) Swasta di Sidoarjo, yang telah dilaporkan oleh siswanya ke polisi akan membahayakan masa depan pendidikan Indonesia. Guru yang bernama Sambudi telah dilaporkan ke polisi karena mencubit siswanya tersebut.
Inilah Bahaya Bagi Masa Depan Pendidikan, Jika Guru Dipolisikan Orangtua Siswa

‘’Nanti anak didik akan sombong dan guru hanya sekadar menyampaikan tugas. Ini bahaya,’’ ujar Satori kepada Republika.co.id, Ahad (3/7).

Satori mengatakan, bahwa orangtua seharus-nya tak reaktif dlam hal kasus seperti ini. Orangtua pun juga harus menghargai keputusan guru. Pasalnya, guru tak hanya bertugas untuk mengajar saja, namun mendidik dan juga membina.
Satori merasa khawatir, apabila kasus seperti ini sering terjadi. Guru tak akan lagi mendidik siswanya dengan sepenuh hati. Sebelumnya, Sambudi guruSMP swasta di Sidoarjo dilaporkan ke polisi oleh salahsatu orangtua muridnya. Sambudi mencubit murid-nya berinisial ‘R’ karena tidak mengikuti shalat berjamaah.
Siswa itu kemudian melaporkan kejadian itu kepada orangtuanya. Tak terima anaknya dicubit, Sambudi dilapor-kan atas dugaan penganiayaan.

Nah, itulah kiranya sebuah informasi tentang orangtua polisikan guru akan membahayakan masa depan pendidikan. Semoga bermanfaat dan para ‘pencela’ terhadap guru bisa segera sadar. (Republika.co.id)  

Previous
« Prev Post

Related Posts

14:44:00

0 komentar:

Post a Comment

Berkomentarlah dengan bijak pada form di bawah ini!