NADI GURU BLOG

Maraknya Guru Dipidanakan, Kemdikbud Harus Buat Komite Khusus

Posted by Dede Taufik on Saturday, 9 July 2016

Guru dipidanakan --- Maraknya kasus guru dipidanakan oleh orang tua murid harus segera ditangani. Jika dibiarkan,  peristiwa ini bisa jadi preseden buruk bagi dunia pendidikan Indonesia.
Menurut Wakil Ketua Komisi III DPD, Fahira Idris, Kemdikbud  harus membuat Komite yang  bertugas untuk melakukan mediasi, menilai dan memutuskan tindak lanjut dari perselisihan antara guru, murid, dan orang tua murid.

“Niat guru untuk melatih disiplin melalui tindakan atau hukuman, tidak semuanya harus berujung ke penjara,” ujarnya, Jumat (8/7).

Karenanya, kata dia, jika ada perselisihan, prosesnya bukan langsung ke polisi, tetapi murid atau orang tua mengadu terlebih dahulu ke komite khusus. Komite  nantinya yang akan menilai dan memutuskan apakah tindakan guru terhadap murid masuk ke ranah pidana atau tidak. Dan pihak yang berselisih harus menerima keputusan komite tersebut.

“Kalau cuma mencubit atau hukuman ringan lain saya rasa tidak perlu ke polisi. Tetapi kalau kekerasan serius, hingga pelecehan seksual memang harus dipidanakan,” tambahnya.

Lebih lanjut ia menjelaskan, komite khusus perselisihan guru dengan orang tua siswa ini bisa terdiri dari berbagai kalangan. Misalnya dari perwakilan guru, orang tua siswa, tokoh masyarakat, psikolog, dinas pendidikan setempat, perwakilan dari Kementerian, serta dari unsur lain sesuai kebutuhan.
Komite khusus diambil dari berbagai kalangan, imbuhnya, agar penilaian bisa proporsional. Tugasnya memberikan rekomendasi untuk penyelesaian perselisihan.

“Jadi sifatnya rekomendasi, semua dikembalikan ke orang tua murid karena ini hak konstitusional setiap warga negara. Tetapi rekomendasi ini jadi catatan bagi polisi, jaksa, dan hakim dalam memproses kasus perselisihan ini,” pungkasnya.

Fahira menilai, maraknya pemidanaan terhadap guru menunjukkan belum terjalinnya komunikasi yang intensif antara orang tua dan pihak sekolah.

“Orang tua harus paham, tugas guru bukan hanya membuat anak didiknya jadi pandai, tetapi juga membentuk karakter anak,” katanya.


Di sisi lain, katanya, sekolah dan guru juga perlu memikirkan tindakan disiplin non fisik sebagai alternatif agar siswa  disiplin dan taat pada aturan di sekolah. Sebagaimana diberitakan, baru-baru ini sedang maraknya kasus guru dipidanakan oleh orang tua siswa karena tindakan disiplinnya dianggap membahayakan siswa. (Jawapos.com)
Guru dipidanakan

Previous
« Prev Post

Related Posts

13:29:00

0 komentar:

Post a Comment

Berkomentarlah dengan bijak pada form di bawah ini!