Menjadikan Gadget Sebagai Fasilitas Belajar

Menjadikan gadget sebagai fasilitas belajar – Kemajuan teknologi informasi dan komunikasi (TIK), seakan “memaksa” orangtua siswa untuk mengeluarkan sejumlah anggaran dana keluarga. Gunanya adalah untuk membeli gadget yang diperlukan anak.
Di sisi lain, orangtua merasa ketinggalan zaman jika tidak membelikan anak perangkat komunikasi dan fasilitas browsing. Apalagi di berbagai media begitu gencarnya promosi tentang gadget terbaru. Misalnya, aneka handpone dengan berbagai merek dan harga. Begitu pula perangkat notebook, laptop dan komputer pribadi.
Bagi anak sekolah, gadget dan semua fasilitas komunikasi yang dimiliki tidak hanya untuk sekadar gaya. Lebih dari itu digunakan untuk keperluan berkomunikasi dan berselancar di dunia maya.
Yang tak kalah menarik adalah gadget yang dimiliki seyogyanya digunakan sebagai fasilitas belajar. Fasilitas browsing yang dimiliki gadget sangat bagus dimanfaatkan sebagai media untuk mengeksplorasi bahan atau materi pelajaran. Mungkin artikel ini perlu juga dibaca: Peran Guru Akan Digantikan oleh Google?
Jika gadget yang dimiliki siswa lebih banyak dimanfaatkan untuk keperluan belajar di rumah.  Maka orangtua siswa tidak akan merasa sia-sia telah mengeluarkan sejumlah uang demi kepentingan belajar anaknya.

Agar orangtua merasa puas telah membelikan anaknya gadget maka seyogyanya sang anak menunjukkan prestasi belajar yang memuaskan pada orangtua. Paling tidak, terjadi peningkatan cara dan hasil belajar siswa. Sebaliknya gadget tidak menjadi alasan penurunan prestasi belajar anak, seperti yang sering dikeluhkan orangtua selama ini. (Log.Viva.co.id)
Menjadikan Gadget Sebagai Fasilitas Belajar

Artikel Terkait

Menjadikan Gadget Sebagai Fasilitas Belajar
4/ 5
Oleh

Berlangganan

Suka dengan artikel di atas? Silakan berlangganan gratis via email

Berkomentarlah dengan bijak pada form di bawah ini!

loading...