MOS Jadi LOS dan Guru yang Akan Menangani Langsung

loading...
loading...
Layanan Orientasi Sekolah - Masa Orientasi Sekolah – Kegiatan MOS (Masa Orientasi Sekolah) istilahnya diubah menjadi LOS (Layanan Orientasi Sekolah). Kasnoko, selaku Kepala SMAN 2 Surabaya, menyatakan jika LOS pada tangal 18-20 Juli akan sepenuhnya ditangani oleh guru.
Kasnoko mengatakan, bahwa semua guru akan dilibatkan dalam LOS. Selain itu juga, ada 1 guru dalam setiap kelas dan dua siswa senior akan diperbantukan. Jadi, pihak sekolah hanya akan  dibantu oleh 20 siswa untuk 10 kelas LOS.
Dalam hal ini, tentunya akan berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Di mana secara keseluruhan ditangani oleh siswa. Sedangkan untuk guru hanya mengisi materi.

“Siswa tetap dilibatkan, jadi siswa baru tidak boleh dilepas hanya dengan siswa senior. Untuk istirahat juga harus ada guru pendamping. Khawatir ada perploncoan dan bullying,” ungkapnya.

Menurut Kasnoko, beruhubungan dengan penggunaan materi, akan digunakan hanya materi pengenalan sekolah yang berkaitan pembelajaran dan juga fasilitas sekolah. Sedangkan, materi eksternal seperti narkoba dan juga kesehatan remaja akan langsung mendatangkan pemateri ahli. Ditanya terkait dengan pakaian dan juga barang bawaan selama LOS.
Kasnoko mengungkapkan jika sepenuhnya juga sudah diatur secara detail di dalam permendikbud tersebut. Seperti dalam pasal 5 ayat 1, yang menjelaskan bahwa selama LOS, siswa wajib menggunakan seragam dan juga atribut resmi dari sekolah. Serta, dilarang memberikan tugas pada siswa baru yang berupa kegiatan maupun juga penggunaan atribut yang tidak relevan dengan aktivitas pembelajaran siswa
Berdasarkan Permendikbud ini, dikatakannya bahwa panitia tidak boleh lagi melaksankan tindakan ataupun memberikan tugas kepada siswa baru yang tak sesuai dengan nalar dan juga akal sehat. Sementara untuk pakaian, katanya diputuskan akan tetap memakai pakaian putih abua-abu yang sudah kami bagikan bahannya pada tanggal 1 dan 2 Juli, kalau belum selesai bisa pakai baju masa SMP.
Pra-LOS sebagai gladi bersih akan dilaksanakan di SMA 2 pada tanggal 16 Juli. Menurutnya, bahwa pra-LOS ini hanya sebagai persiapan dalam upacara pembukaan yang mengundang orang tua.
Meskipun tidak ditangani langsung oleh siswa, namun dlam permendikbud pun juga mengatur jika penyelenggaraan kegiatan pengenalan lingkungan sekolah, bisa dibantu oleh siswa. Hal itu apabila keterbatasan dari jumlah guru untuk efektivitas dan juga efisiensi pelaksanaan pengenalan lingkungan sekolah. Dengan syarat siswa adalah pengurus Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) atau juga Majelis Perwakilan Kelas (MPK).
Dengan jumlah paling banyak 2 orang per-rombongan belajar ataupun kelas. Selain itu, siswa tak memiliki kecenderungan sifat-sifat buruk atau juga riwayat sebagai pelaku tindak kekerasan. Khusnul Prasetyo, selaku Ketua Organisasi Pelajar Surabaya (Orpres), mengatakann bahwa sudah berkoordinasi dengan pengurus OSIS SMP dan SMA se-Surabaya.
Koordinasi tersebut terkait dengan permendikbud terbaru dan himbauan dari Dinas Pendidikan (Dindik) terkait pelaksanaan LOS.


''Pengenalan itu wajib dilakukan sebagai penanaman karakter siswa. Juga sekaligus upaya pengenalan visi dan misi sekolah kepada siswa baru,'' ujar pelajar SMAN 4 tersebut. (nadiguru.web.id)
MOS Jadi LOS dan Guru yang Akan Menangani Langsung

loading...

Artikel Terkait

MOS Jadi LOS dan Guru yang Akan Menangani Langsung
4/ 5
Oleh

Berlangganan

Suka dengan artikel di atas? Silakan berlangganan gratis via email

Berkomentarlah dengan bijak pada form di bawah ini!