NADI GURU BLOG

Permintaan Penghapusan Bina Lingkungan Dalam PPDM Karena Rawan Disalahgunakan

Posted by Dede Taufik on Wednesday, 13 July 2016

Rawan Disalahgunakan, Kepsek Minta Hapus Bina Lingkungan padaPPDB --- Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SMA dan SMP sudah berakhir. Seluruh sekolah negeri di Banjarbaru dipastikan sudah memiliki murid baru. Para kepala sekolah kemudian melakukan evaluasi. Salah satunya ada keinginan untuk menghapus jalur bina lingkungan.
Salah satu kepala sekolah yang meminta penghapusan jalur bina lingkungan adalah Kepala SMAN 1 Banjarbaru Eksan Wasesa. Salah satu alasan dirinya ingin jalur bina lingkungan dihapus adalah karena jalur tersebut rawan menjadi celah orang yang ingin masuk ke sekolah tanpa melalui prosedur yang benar.

“Pengalaman saya jalur ini menjadi celah bagi masyarakat untuk memanfaatkan,” katanya.

Bina lingkungan adalah satu dari tiga jalur PPDB non reguler. Dua jalur lainnya adalah ramah sosial dan jalur prestasi. Menurut Eksan, salah satu celah yang bisa dimanfaatkan dari jalur bina lingkungan adalah merekayasa data identitas calon siswa. Pada pelaksanaan PPBD tahun ini dan tahun-tahun sebelumnya banyak ditemukan adanya rekayasa.

“Padahal rumahnya tidak di sekitar sekolah tapi kemudian dititipkan kepada kerabat di lingkungan sekitar sekolah dan dibuatkan kartu keluarga juga tujuannya agar bisa masuk jalur bina lingkungan,” paparnya.

Eksan mengaku akan mengusulkan penghapusan jalur ini kepada Dinas Pendidikan Kota Banjarbaru. Eksan menilai, bisa saja hanya di sekolah jalur tersebut dihapus sementara di sekolah lain tetap ada. “Sekolah kan bisa punya usul sendiri,” ujarnya.

Jika nantinya jalur tersebut dihapus, Eksan berharap kuota bagi jalur ramah sosial yakni untuk siswa miskin dan jalur prestasi untuk siswa berprestasi bisa meningkat. Ia mengaku lebih menghargai jika ada siswanya yang merupakan siswa kurang mampu dibandingkan siswa yang berasal dari lingkungan sekitar sekolah. (kalsel.prokal.co)
Permintaan Penghapusan Bina Lingkungan Dalam PPDM Karena Rawan Disalahgunakan

Previous
« Prev Post

Related Posts

13:51:00

0 komentar:

Post a Comment

Berkomentarlah dengan bijak pada form di bawah ini!