Sejak SMK, Standar Kompetensi Harus Ada

Standar Kompetensi Harus Ada Sejak SMK --- Darmin Nasution, selaku Menteri Koordinator bidang Perekonomian mengatakan, perlu peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) Hal itu untuk menghadapi arus persaingan global saat ini. Terutama adalah tenaga kerja terampil.
Darmin mengatakan bahwa saat ini Indonesia masih kekurangan tenagakerja terampil. Untuk itu, butuh pe-ningkatan kualitas pada setiap siswa SMK (STM). Yaitu dengan cara memberikan sertifikat kompetensi setiap tahunnya kepada para siswa SMK. Sehingga, siswa SMK tidak perlu mengandalkan ijazah SMK sebagai satu-satunya pengakuan kompetensi ketika melamar pekerjaan karena telah memiliki sertifikat kompetensi.
Sejak SMK, Standar Kompetensi Harus Ada

‘’Saya bilang bahwa STM kita itu tiga tahun baru dapat ijazah, bukan begitu caranya. Boleh saja tahun ketiga dapat ijazah, tapi tahun pertama, dia harus punya sertifikat kompetensi bikin jendela sama pintu, atau memasang tembok yang bagus itu harus ada sertifikatnya standar kompetensi,’’ kata Darmin dalam konferensi pers sore ini di Rumah Dinasnya, Jalan Widya Chandra, Jakarta Selatan, Kamis (7/7/2016).

‘’Tahun kedua misalnya untuk pondasi sudah dapat sertifikat, sehingga kalau sampai tahun kedua bapaknya meninggal, adeknya sakit ya nggak bisa terus, yang terjadi dia enggak bisa dapat apa-apa,pi kalau ada sertifikat ditahun pertama, tahun kedua juga ada, tahun ketiga, dia punya sertifikat kompetensi bikin rumah, disamping itu dia dapet ijazah STM,’’ lanjut Darmin.

Untuk itu, pada saat ini Darmin telah menggandeng Kementerian Pendidikan, Kementerian Tenaga Kerja, dan juga Kementerian Koordinator PMK untuk mempersiapkan rencana ini. Program vokasional pun akan menjadi salah satu program prioritas pemerintah dalam bidang pendidikan.

‘’Selain itu, SDM kita selama ini, terus terang tidak pernah ngurusin lebih detil. Kita ada kebijakan 20 persen penerimaan dalam negeri itu dipakai untuk pengeluaran pendidikan, itu kan kebijakan penting, ‘’ jelas Darmin.

Program ini pun diharap-kan juga dapat meningkatkan daya jual industri pariwisata di Indonesia. Dengan begitu, maka ekonomi Indonesia nantinya tak lagi akan bergantung pada sektor konsumsi seperti selama ini.

‘’Nanti (bisa) mendukung upaya mengundang investasi di bidang pariwisata, di bidang manufaktur, perikanan. Pariwisata itu banyak sekali standar kompetensi yang diperlukan, bukan hanya jadi guide, Anda kalau liat guide harus punya materi objek wisata,’’ tutup Darmin. (Okezone)

Artikel Terkait

Sejak SMK, Standar Kompetensi Harus Ada
4/ 5
Oleh

Berlangganan

Suka dengan artikel di atas? Silakan berlangganan gratis via email

Berkomentarlah dengan bijak pada form di bawah ini!

loading...