Siap-siap,,, Guru SMA dan Sederajat Akan Beralih Status Menjadi Pegawai Pemprov

Guru SMA dan Sederajat Akan Beralih Status --- Pemerintah daerah (Pemda), termasuk juga Provinsi Jambi, harus segera merampungkan pendataan terhadap personil, prasarana, pembiayaan, dan dokumen (P3D). Hal ini sehubungan dengan pelaksanaan UU Nomor 23 Tahun 2014 tentang ‘Pengambilalihan Pengelolaan Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) oleh Pemerintahan Provinsi’.
Menurut Ridham Priskap, selaku Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jambi, bahwa Jambi harus menyelesaikan data P3D tersebut sebelum bulan Oktober.

“Nanti tahun 2017 sudah harus dianggarkan sesuai kewenanganya masing-masing, seperti sektor pendidikan,” kata Ridham Priskap seperti dikutip dari Radar Lampung (Jawa Pos Group).

Menurutnya, jumlahnya  lebih dari 13 ribu guru dari SMA dan juga SMK akan beralih statusnya menjadi ‘pegawai Pemprov Jambi’. Kemudian, sejumlah aset maupun pendataan lainya pun harus dirampungkan.

“Ini gajinya menjadi kewenangan kita, belum lagi aset, ada lebih 200 sekolah yang pemeliharaan menjadi tanggung jawab kita,” katanya.

Berdasarkan pengakuannya, hal ini tentunya akan berdampak pada Dana Alokasi Umum (DAU) maupun juga Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2017 nanti. Pasalnya, jelas anggaran bakal bertambah terkait dengan persoalan tersebut.

“Ada penghitungan dasar untuk DAU ataupun DAK tahun 2017 nanti,” katanya.

Sementara itu, terkait dengan lembaga baru untuk menangani peralihan itu. Ridham menuturkan jika hal itu masih dibahas. Yang selanjutnya akan diusulkan ke DPRD Provinsi Jambi. Pembentukan wadah dan juga penyelesaian dokumen P3D ini perlu dilaksanakan mengingat UU Nomor 32 Tahun 2004 yang sudah tak berlaku lagi.
Selain itu, sebagai bentuk penyesuaiannya ada beberapa perubahan untuk perangkat daerah dan juga terdapat pula beberapa yang masih tetap seperti semula.

“Tetapi penyesuaian itu tetap harus dilakukan oleh semua perangkat daerah,” katanya.

Dirinya pun mencontohkan seperti halnya pada sektor perhubungan. Salah satu wewenang provinsi yang diambil alih oleh pusat yaitu jembatan timbang, sehingga perlu adanya penyesuaian. Karena diambil alih oleh pusat, maka wewenang secara otomatis berpindah ke pusat.

“Namun, masih memungkinkan tetap dikelola oleh Pemprov Jambi dengan menggunakan tenaga perbantuan. Nanti, petugas jembatan timbang yang semula di bawah wewenang kita, jadi wewenang pusat dengan status mereka sebagai petugas perbantuan,” jelasnya.


Saat ini, pengalihan wewenang dan juga status petugas pun masih dalam tahap pembahasan. Diperkirakan bahwa sebelum Oktober semua proses. Baik penyelesaian P3D dan juga penyusunan raperda tentang pengalihan UU Nomor 23 Tahun 2014 dapat selesai. (Jpnn.com)
Guru SMA dan Sederajat Akan Beralih Status Menjadi Pegawai Pemprov

Artikel Terkait

Siap-siap,,, Guru SMA dan Sederajat Akan Beralih Status Menjadi Pegawai Pemprov
4/ 5
Oleh

Berlangganan

Suka dengan artikel di atas? Silakan berlangganan gratis via email

Berkomentarlah dengan bijak pada form di bawah ini!