Ternyata, Jumlah Guru SMK Masih Kekurangan di Indonesia

loading...
loading...
Kemdikbud atau Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan diminta untuk menambah jumlah guru di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Hal itu dikarenakan jumlahnya masih kurang, sementara minat siswa untuk bersekolah ke SMK semakin tinggi.
Ternyata, Jumlah Guru SMK Masih Kekurangan di Indonesia
Menurut Dr Mutsyuhito Solin MPd ,selaku Pengamat pendidikan Universitas Negeri Medan, bahwa saat ini lulus-an SMP telah banyak yang masuk ke SMK dan nampaknya kurang begitu ter-tarik belajar di SMA.
“Hal ini sesuai dengan ke-majuan dan per-kembangan zaman karena lulusan SMK sudah banyak yang diterima bekerja dan apabila disbanding-kan dengan tamatan SMA,” ujar Solin dikutip Antara, Rabu (29/6/2016)
Menurutnya, pendidikan di sekolah tersebut lebih banyak praktik. Sehingga, tak mengeherankan siswanya cepat pintar, cerdas, dan juga mempunyai SDM yang ber-kualitas. Selain itu, siswa SMK pun sangat cepat dalam meng-gunakan peralatan praktik dan juga bahan per-lengkapan sekolah itu.
Oleh karena itu, katanya bahwa masyarakat sangat senang dengan SMK dan juga menjadi favorit serta banyak dimasuki para lulusan SMP. Solin menambah-kan, pemerintah tak hanya memperbanyak guru-guru SMK, tetapi juga sekaligus gedung sekolah yang baru. Hal itu karena untuk memenuhi permintaan masyarakat.
Bukan hanya itu saja, SMK itu juga perlu didirikan di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) karena masyarakat sangat men-dambakan sekolah kejuruan atau keterampilan tersebut.
“Pemerintah saat ini harus lebih memperbanyak pendirian SMK, karena SMA sudah cukup dan tidak perlu ditambah lagi,” kata dosen Unimed itu.
Sebelum-nya, Direktur Pengembang SMK Direktorat Pendidikan Dasar Menengah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Mustaghfirin Amin, menuturkan bahwa Indonesia kekurangan se-banyak 18.000 guru SMK.
“Hitungan kami, ada sekitar 18.000 guru SMK,” ujar Mustaghfirin .
Menurut Amin, kekurangan terjadi di daerah-daerah ter-tinggal, terluar dan terdepan.
‘’Sekarang memang sudah ada program Guru Garis Depan (GGD) tetapi masih sebatas guru Sekolah Dasar (SD). Kami berharap ke depan GGD, tersebut juga menyentuh guru SMK,’’ katanya.
Saat ini, jumlah guru SMK di Tanah-Air mencapai 270.000. Kemdikbud pada tahun ini rencananya akan membangun sebanyak 341 SMK. (Harianterbit.com)
loading...

Artikel Terkait

Ternyata, Jumlah Guru SMK Masih Kekurangan di Indonesia
4/ 5
Oleh

Berlangganan

Suka dengan artikel di atas? Silakan berlangganan gratis via email

Berkomentarlah dengan bijak pada form di bawah ini!