NADI GURU BLOG

Waspada Terhadap Penipuan CPNS

Posted by Dede Taufik on Sunday, 24 July 2016

Nadi Guru – Penipuan CPNS – Penangkapan terhadap Irwandi Renaldy selaku terduga penipuan penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di berbagai instansi pemerintah oleh Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya, membuat Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) angkat bicara. Pasalnya, modus yang digunakan oleh Irwandi dengan mengaku sebagai keponakan Menpan RB, Yuddy Chrisnandi.

‘’Menpan RB Bapak Yuddy Chrisnandi, sama sekali tidak mengenall dan memiliki hubungan apapun dengan terduga pelaku Saudara IR (Irwandi Renaldy),’’ kata  Kepala Biro Hukum, Komunikasi, dan Informasi Publik Kemanpan RB Herman Suryatman melalui siaran persnya, Kamis, 7 Juli 2016.

Kemenpan RB meminta kepada Polri untuk menindak tegas dan juga memproses secara hukum yang bersangkutan, sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Menurut Herman, masyarakat agar tidak mem-percayai pihak manapun yang menjanjikan dapat membantu mengurus ataupun memproses penerimaan CPNS.

‘’Sesuai dengan UU Nomor 5 Tahun 2014 tentang ‘Aparatur Sipil Negara’, penyelenggaraan seleksi penerimaan CPNS di-laksanakan oleh pemerintah melalui proses dan mekanisme yang bersih, objektif, transparan dan akuntabel berdasar-kan kualifikasi dan kompetensi. Seleksi CPNS dimaksud meliputi seleksi administrasi, Tes Kompetensi Dasar dan Tes Kompetensi Bidang dengan meng-gunakan Computer Assisted Test,” tuturnya.

Herman meminta apabila ada informasi ter-kait penerimaan CPNS yang tidak bisa dipertanggung-jawabkan sumbernya. Apalagi jika terindikasi ada modus penipuan di dalamnya, agar segera melaporkan-nya kepada polisi atau langsung ke Kemenpan RB. Pengaduan juga bisa disampaikan melalui email ‘halomenpan@menpan.go.id’ dan portal ‘lapor.go.id’.


‘’Diminta ke-pada seluruh warga masyarakat untuk berhati-hati dan waspada. Tidak ada pihak mana-pun yang dapat menjamin kelulusan dalam seleksi penerimaan CPNS. Silah-kan akses informasi resmi ber-bagai kebijakan Kementerian PANRB melalui portal ‘menpan.go.id’,” kata Herman. (Pikiran Rakyat)

Previous
« Prev Post

Related Posts

19:18:00

0 komentar:

Post a Comment

Berkomentarlah dengan bijak pada form di bawah ini!