NADI GURU BLOG

Ciri Khusus Kucing

Posted by Dede Taufik on Saturday, 13 August 2016

Nadiguru.web.id– Kucing merupakan hewan peliharaan. Hewan ini banyak sekali digemari oleh manusia, namun tak menutup kemungkinan jika tak sedikit pula yang mungkin tidak menyukai kucing karena bulu-bulunya yang bikin geli.
Bagi penyuka kucing, pastinya memiliki kepuasan tersendiri untuk memeliharanya. Pasalnya, kucing ini bisa dijadikan sebagai teman. Baik teman untuk melepas lelah, atau juga teman ketika berangkat ke kebun bagi seorang petani di kampung. Bahkan, karena saking sayangnya, untuk memberi makan si kucing itupun. Si pemiliknya rela mengambil dulu ikan di kolam dengan cara memancingnya.
Ciri Khusus Kucing

Hewan kucingnya pasti sudah pada tahu, namun tahukah kamu bahwa kucing memiliki ciri-ciri khusus?

Yu, kita simak ciri-ciri khusus kucing di bawah ini yang dilansir laman Ilmupengetahuanalam.com!
#1. Alat keseimbangan pada telinga
Alat keseimbangan pada telinga kucing berfungsi untuk mengatur keseimbangan pendengarannya sehingga jika kucing jatuh tetap dalam keadaan berdiri.

#2. Memiliki misai
Misai kucing yaitu berfungsi untuk menentukan arah saat berjalan di ruang yang gelap maupun di tengah kegelapan malam.

#3. Memiliki bantalan halus di telapak kakinya
Bantalan halus di telapak kaki kucing berfungsi untuk memperkecil suara langkah kakinya dalam berjalan sehingga musuh atau mangsanya tidak mendengar atau mengetahui kedatangan kucing.

#4. Bola mata yang mengecil dan membesar
Bola mata kucing yang bisa mengecil dan membesar berfungsi untuk mengatur cahaya yang masuk.

#5. Tidur membungkuk
Kucing tidurnya membungkuk dengan tujuan agar tubuh tetap hangat.

#6. Memiliki mata yang tajam
Mata atau penglihatan kucing yang tajam berfungsi untuk mencari mangsa di malam hari. Mata kucing, lain daripada mata hewan pada umumnya. Di mana, mata kucing akan terlihat menyala pada waktu terkena cahaya seperti sinar senter, cahaya kendaraan, dan sejenisnya. Kenapa mata kucing bersinar di malam hari?
Kucing bisa melihat dalam cahaya yang amat terang. Hewan ini mempunyai Selaput pelangi atau iris membentuk celah pada mata yang akan menyempit. Meskipun demikian, penyempitan ini juga mengurangi bidang pandang kucing. Suatu organ yang disebut tapetum lucidum digunakan dalam lingkungan dengan sedikit cahaya.
Organ inilah yang menyebabkan warna-warni mata kucing ketika difoto dengan menggunakan blitz. Seperti kebanyakan predator, kedua mata kucing menghadap ke depan, menghasilkan persepsi jarak dan mengurangi besarnya bidang pandang. Mata kucing memiliki persepsi trikomatik yang lemah.

Ketika cahaya yang ada terlalu sedikit untuk melihat, kucing akan menggunakan "kumis" atau misainya (vibrissae) untuk membantunya menentukan arah dan menjadi alat indera tambahan. Misai dapat mendeteksi perubahan angin yang amat kecil, membuat kucing dapat mengetahui adanya benda-benda di sekitarnya tanpa melihat. Kumis ini juga dapat digunakan oleh kucing untuk menentukan apakah badannya dapat melewati ruangan yang sempit (seperti pipa), karena jarak antara kedua ujung kumis kucing hampir sama dengan lebar tubuhnya (Wikipedia). Selain mata kucing bisa terlihat bersinar pada malam hari, ada juga mata kucing yang bersinar walaupun di siang hari. Hal ini juga bisa sebagai salah satu ciri dari kucing clutak (kucing yang suka mencuri ).

Previous
« Prev Post

Related Posts

19:41:00

0 komentar:

Post a Comment

Berkomentarlah dengan bijak pada form di bawah ini!