NADI GURU BLOG

Kekeluargaan, Sebagai Solusi yang Ditawarkan Wali Kota Bandung untuk Kasus Nilai Nol

Posted by Dede Taufik on Wednesday, 7 September 2016

Nadiguru.web.id - Ridwan Kamil atau akrab disapa Kang Emil, selaku Wali Kota Bandung turut bicara berkaitan dengan kasus siswi DP di SMA Negeri 4 Bandung yang mendapatkan nilai 0 (nol) sehingga tak bisa naik kelas. Kang Emil menawarkan solusi untuk menyelesaikan permasalahan itu yaitu dengan ‘kekeluargaan’. Hal itu agar anak tak mengalami sebuah tekanan mental yang berkepanjangan.
Kekeluargaan, Sebagai Solusi yang Ditawarkan Wali Kota Bandung untuk Kasus Nilai Nol
Ilustrasi Nilai 0
“Saya sudah minta kepala sekolah agar mencari solusi kekeluargaan. Dasarnya ya kemanusiaan agar mental anak tetap terjaga. Namun, kabar terakhir menyebut orangtua memutuskan pindah sekolah,” kata Kang Emil seperti dilansir Pikiran Rakyat (7/9/16).

Kang Emil mengatakan bahwa Pemerintah Kota Bandung memiliki kepentingan untuk menjaga mental siswi DP dalam melewati masa-masa yang sulit seperti ini. Dengan merangkul pihak orangtua adalah salah satu bagian untuk menjaga masa depan sang anak.
Berdasarkan informasi dari keterangan pihak sekolah, Kang Emil memberikan penjelasan bahwa tidak dibenarkan jika sekolah tak memberi kesempatan terhadap siswi DP tersebut untuk mengikuti ujian susulan. Bahkan, katanya jika kesempatan ujian susulan itu diberikan lebih dari satu kali. “Namun itu tidak dimanfaatkan,” katanya.
Selain itu, Kang Emil juga meminta kepada masyarakat agar permasalahan ini dipandang sebagai sebuah kasus, dan bukan merupakan kebijakan umum. Menurutnya, kebijakan umum pendidikan tak akan berisi diskriminasi.
Pada kesempataan sebelumnya, Danny Daud Setiana secara resmi telah melaporkan nasib putrinya itu kepada Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), pada hari Senin, 5 September 2016. Putrinya DP yang bersekolah di SMA Negeri 4 Bandung tersebut, mendapatkan nilai ‘nol’ pada mata pelajaran matematika sehingga membuatnya tak naik kelas dari kelas X.
Namun di lain pihak, Dadang Yani selaku Kepala SMAN 4 Bandung, membantah jika penilaian yang menyatakan bahwa sekolahnya telah berlaku diskriminatif terhadap DP. Persoalan yang melibatkan DP itu bukan karena satu mata pelajaran. Akan tetapi, ada tiga mata pelajaran lainnya yaitu Bahasa Indonesia, Kimia, dan juga Peminatan. Sementara itu, putusan tak naik kelasnya DP telah melalui sebuah tahapan yang sesuai dengan prosedur.
Demikianlah informasi yang bisa disampaikan berkaitan dengan Kekeluargaan, Sebagai Solusi yang Ditawarkan Wali Kota Bandung untuk Kasus Nilai Nol. Semoga bermanfaat!!!

Previous
« Prev Post

Related Posts

13:02:00

0 komentar:

Post a Comment

Berkomentarlah dengan bijak pada form di bawah ini!