NADI GURU BLOG

Rindu Menulis di Surat Kabar

Posted by Dede Taufik on Sunday, 20 November 2016

Sudah beberapa bulan belakangan ini, menulis artikel untuk dikirimkan ke surat kabar seakan-akan telah terabaikan. Sehingga, hal itu memunculkan suatu kerinduan bagi diri saya. Rindu yang begitu dalam. Ingin rasanya kembali untuk menuangkan sebuah ide dan gagasan.
Rindu Menulis di Surat Kabar
Arsip tulisan di Surat Kabar Pikiran Rakyat

Sungguh sangat disayangkan, ketika ingin memulainya kembali. Seringkali menemui kendala. Kendalanya tiada lain adalah menjadi sulit mengembangkan apa yang akan dituliskan.
Sungguh menjadi suatu kenyataan, jika keterampilan tidak lagi digunakan maka akan menjadi tak terampil lagi. Hal itu menjadikan saya membenarkan jika kondisi yang saya alami bagaikan “pisau yang menjadi tumpul karena lupa diasah”.
Mudah-mudahan, kondisi yang saya alami sekarang ini tidak berkelanjutan. Hal itu agar rasa rindu untuk menulis surat kabar bisa terobati kembali.
Saya sadar, jika selama ini saya melalaikan kegiatan membaca. Padahal, bagi seorang penulis membaca merupakan suatu kegiatan yang dibutuhkan. Tanpa membaca, niscaya menulis pun akan sulit.

Rindu menulis di surat kabar, merupakan sebuah kerinduan yang tak bisa diobati dengan hanya berdiam diri. Mari membaca,,, mari membaca,,, dan mari menulis kembali!!! 

Previous
« Prev Post

Related Posts

17:00:00

0 komentar:

Post a Comment

Berkomentarlah dengan bijak pada form di bawah ini!