NADI GURU BLOG

Anak, Harta Paling Berharga

Posted by Dede Taufik on Friday, 27 January 2017

Harta Paling Berharga : nadiguru.web.id - Dari waktu ke waktu, zaman terus berkembang. Seiring dengan hal itu, kebutuhan dan gaya hidup masyarakat pun semakin meningkat. Tak sedikit dari masyarakat yang untuk memenuhi dua hal tersebut rela menambah waktunya dalam bekerja. Bahkan, bukan hanya ayah saja yang bekerja. Namun ibu pun turut bekerja sebagai wanita karier. Tujuannya pasti, yakni agar penghasilan yang diperoleh lebih besar.

Anak, Harta Paling Berharga
Foto : Firyal Hasna Firdaus

Tak bisa dimungkiri, jika tak sedikit dari masyarakat yang beranggapan bahwa apabila penghasilan lebih besar. Maka, harta yang bisa dikumpulkan akan semakin banyak. Hal itu tidaklah salah, karena harta merupakan salah satu faktor penunjang terciptanya kebahagiaan. Bahkan, harta pun telah dijadikan sebagai tolak ukur cara pandang terhadap seseorang di dalam kehidupan sosial.
Namun, sadarkah kita bahwa sebenarnya ada salah satu harta yang paling berharga dalam hidup ini yakni seorang ‘anak’. Seseorang yang kehadirannya sangat dinantikan bagi siapapun yang telah berumah tangga. Dan menjadi pelengkap dalam terciptanya keutuhan sebuah keluarga itu sendiri.
Tak adil rasanya, apabila seseorang yang dinantikan itu telah hadir dan kemudian kita mengabaikannya. Dalam hal ini, kita mengabaikan proses tumbuh dan berkembangnya seorang anak. Terutama ketika anak masih berada pada masa golden age (masa keemasan). Yakni, suatu masa dimana anak sangat mudah menyerap dan mencerna terhadap sesuatu yang diberikan oleh lingkungan sekitarnya.
Kita sepakat, jawaban yang akan diberikan apabila ditanya mana yang lebih berharga antara anak dan perhiasan emas adalah anak. Namun jika kita perhatikan, justru jawaban itu malah terbalik dengan kondisi yang sebenarnya. Dimana, kita akan lebih mudah percaya untuk menitipkan anak kepada orang lain daripada menitipkan perhiasan emas.
Sebagai orangtua, penulis sadar bahwa belum sepenuhnya mampu menjaga dan mendampingi petumbuhan dan perkembangan anak. Banyak waktu yang penulis gunakan untuk bekerja dan yang lainnya daripada waktu yang digunakan untuk bersama anak. Namun, penulis tetap berusaha agar bisa memberikan yang terbaik baginya.
Salah satu langkah yang penulis ambil adalah meminta kepada ibu si anak (istri) untuk berhenti dari pekerjaan yang sedang dilakoninya dan fokus terhadap pendidikan anak. Tentunya, dengan terlebih dahulu memberikan pengertian bahwa pertumbuhan dan perkembangan anak tersebut sangat penting.

Dengan harapan, langkah itu akan menjadi titik awal dalam menyiapkan anak sebagai harta yang paling berharga untuk bekal di masa mendatang. Semoga saja, anak-anak kita bisa menjadi generasi yang berguna bagi keluarga, nusa, dan bangsa. Amin…

Previous
« Prev Post

Related Posts

22:56:00

0 komentar:

Post a Comment

Berkomentarlah dengan bijak pada form di bawah ini!