Cara Orangtua untuk Menjauhkan Gadget dari Anak

Cara Orangtua Agar Anak Jauh dari Gadget : Saat ini, keberadaan gadget memang telah menjangkau semua kalangan. Baik kalangan orangtua, orang dewasa, termasuk juga pada kalangan anak-anak. Gadget memiliki ragam jenis, seperti handphone, smartphone, tablet, dan yang sejenisnya.
Secara pribadi, saya memandang bahwa keberadaan gadget itu memiliki sisi positif maupun juga sisi negatif. Sisi positifnya, yakni anak-anak khususnya usia pra sekolah bisa diperkenalkan angka-angka maupun juga huruf melalui gadget tersebut.
Sementara itu, sisi negatifnya adalah anak-anak menjadi kecanduan gadget yakni bermain game. Jika bermain game hanya sebentar mungkin tak akan menjadi masalah, namun jika sudah kecanduan pastinya orangtua harus berfikir bagaimana caranya agar anak bisa dijauhkan dari gadget tersebut.

Cara Orangtua untuk Menjauhkan Gadget dari Anak
Ilustrasi Anak Kecanduan Gadget

Untuk cara menjauhkan gadget dari anak, saya tertarik dengan tulisan Rieska Wulandari selaku orangtua dan juga kontributor di beberapa media di Indonesia. Dimana saat ini, dia tinggal di Millan, Italia. Tulisan itu dipublikasikan pada laman resmi sahabatkeluarga.kemdikbud.go.id dengan judul “12 Cara Orang Tua Jauhkan Gadget dari Anak”.
Tulisan Rieska tentang cara orangtua menjauhkan gadget dari anak merupakan cara yang dilakukan berdasarkan pengalamannya sendiri. Adapun cara-cara tersebut adalah sebagai berikut:
#1. Sampaikan pada Anak jika gadget bukanlah mainan, melainkan alat serius untuk mendukung pekerjaan orang tua.
#2. Sedapat mungkin jauhkan gadget dari jangkauan dan juga usahakan orang dewasa (orang tua) tidak menggunakan gadget di dekat anak.
#3. Membawa anak-anak untuk menikmati dunia luar, seperti bermain di taman, berkunjung ke perpustakaan, rumah saudara, akuarium, rumah teman, pasar, kantor pos, dan lain-lain. Semakin banyak variasinya, maka menurut Rieska semakin baik.
#4. Merancang atau menyusun liburan bersama, dengan membuat rencana lokasi yang akan dituju dan juga mencari tahu tentang bagaimana cara agar bisa mencapai lokasi itu serta membuat jadwal bersama agar tepat waktu.
#5. Menghabiskan waktu masak bersama. Ambil menu yang mudah dan juga tak berbahaya seperti halnya membuat telur dadar, membuat pancake, mengadon, membentuk dan memanggang biscuit, dan sebagainya.
#6. Ajak anak ke lokasi bazaar garage sale dan juga pilih mainan bekas yang membutuhkan gerakan, seperti otoped, sepeda, karet/elastis untuk lompat tali, raket bulu tangkis atau pingpong, bola, bola bekel, congklak, ludo, monopoli, kartu, dan sebagainya.
#7. Mendengar musik sambil menari. Pilihlah berbagai jenis musik dan juga buatlah tarian bersama, akan lebih asyik jika dilakukan di depan cermin besar.
#8. Belajar membuat berbagai prakarya mulai dari kertas kardus, karton, bekas kemasan, dan sebagianya.
#9. Apabila anak sama sekali tak bisa terpisahkan dari gadget, perkenalkan konsep waktu dan durasi, misalnya dengan pendekatan bermain menggunakan weker. Sehingga Anda dapat memahami dan juga mengikuti arahan pada saat untuk bermain gadget sudah habis.
#10. Usahakan ketika ada janji main bersama teman yang lain, sesama orangtua membuat komitmen untuk tak membawa dan juga menggunakan gadget di depan anak anak yang sedang bermain.
#11. Belajar main musik. Jika orangtua bisa musik, maka bisa mengajarkannya sendiri dan jika tidak maka bisa mengikuti les musik.
#12. Belajar menggambar. Biasanya, anak-anak senang dalam dunia menggambar, maka dari itu orangtua meski menyiapkan perlengkapan menggambar untuk anak.

Demikianlah informasi yang bisa disampaikan berkaitan dengan Cara Orangtua untuk Menjauhkan Gadget dari Anak. Sebelumnya, saya ucapkan terima kasih kepada Ibu Rieska Wulandari yang telah berbagi pengalamannya tersebut dalam dunia online. Semoga saja pengalaman beliau pun bisa dijadikan sebagai inspirasi oleh para orangtua lainnya untuk menghindarkan gadget dari anak. 

Artikel Terkait

Cara Orangtua untuk Menjauhkan Gadget dari Anak
4/ 5
Oleh

Berlangganan

Suka dengan artikel di atas? Silakan berlangganan gratis via email

Berkomentarlah dengan bijak pada form di bawah ini!

loading...