Mengenal Jenis-jenis Peribahasa Beserta Contohnya

loading...
loading...
Mengenal Jenis-jenis Peribahasa Beserta Contohnya : Pada kesempatan sebelumnya, Nadi Guru pernah menyampaikan informasi yang berkaitan dengan Kumpulan Peribahasa. Hal itu sebagai bahan untuk memudahkan Anda dalam menyelesaikan tugas-tugas pada mata pelajaran Bahasa Indonesia tentang Peribahasa dan artinya. 
Nah, sekarang Nadi Guru pun akan menyampaikan Jenis-jenis dari peribahasa itu sendiri agar kalian mampu membedakan dan mengelompokkannya dari kumpulan peribahasa yang pernah Nadi Guru sampaikan.

Mengenal Jenis-jenis Peribahasa Beserta Contohnya

Pada dasarnya, peribahasa itu dibagi menjadi tiga jenis yakni pepatah, perumpamaan, dan pameo. Supaya lebih jelas, silahkan simak penjelasannya di bawah ini.

1. Pepatah
Pepatah merupakan salah satu jenis peribahasa yang isinya tentang nasehat atau juga ajaran dari orangtua. Peribahasa jenis pepatah ini biasanya memiliki isi yang ringkas, bijak, dan juga seolah-olah diucapkan untuk mematahkan/mematikan ucapan orang lain.
Contoh:
  • Air tenang menghanyutkan artinya adalah orang pendiam tetapi banyak ilmu.
  • Lempar batu sembunyi tangan artinya adalah melakukan sesuatu, kemudian berdiam diri seolah-olah tidak tahu menahu.
  • Setinggi-tinggi bangau terbang, hinggapnya ke kubangan juga artinya walaupun ke mana juga seseorang pergi, kelak tentu kembali ke negeri sendiri.


2. Perumpamaan
Jenis peribahasa yang kedua adalah dalam bentuk perumpamaan, ungkapannya itu mengandung arti yang simbolik. Perumpamaan biasanya berisi tentang perbandingan dengan menggunakan kata seperti, sebagai, bagai, bak, atau laksana.
Contoh:
  • Bagai makan buah si malakama, dimakan ibu mati, tak dimakan bapak mati artinya adalah serba sulit dalam menentukan sikap atau tindakan.
  • Seperti ilmu padi, semakin berisi semakin merunduk artinya adalah orang yang berilmu tinggi tidak akan menyombongkan diri 
  • Seperti pungguk merindukan bulan artinya adalah mengharap-harapkan sesuatu yang tidak mungkin tercapai.


3. Pemeo
Jenis peribahasa yang terakhir adalah Pemeo. Jenis peribahasa ini biasanya dijadikan sebagai semboyan.
Contoh:
  • Esa hilang, dua terbilang artinya adalah Berusaha terus dengan keras hati sehingga maksud bisa tercapai.
  • Patah sayap, bertongkat paruh artinya adalah tidak berputus asa.
  • Ringan sama dijinjing, berat sama dipikul artinya adalah se-ia sekata, senasib sepenanggungan.


Demikianlah informasi yang bisa disampaikan berkaitan dengan Mengenal Jenis-jenis Peribahasa Beserta Contohnya, yang lansir dari sumber Laman Wikipedia dan Materi Sekolah. Semoga bermanfaat!!!
loading...

Artikel Terkait

Mengenal Jenis-jenis Peribahasa Beserta Contohnya
4/ 5
Oleh

Berlangganan

Suka dengan artikel di atas? Silakan berlangganan gratis via email

Berkomentarlah dengan bijak pada form di bawah ini!