NADI GURU BLOG

Ciri-ciri Khusus Hewan : Kelelawar, Cicak atau Tokek, Bunglon, Unta, dan Hewan Dingin)

Posted by Dede Taufik on Saturday, 22 April 2017

Hewan merupakan salah satu jenis makhluk hidup. Hewan, memiliki ciri khusus yang membedakan dengan hewan yang lainnya. Ciri khusus itu berfungsi agar hewan bisa beradaptasi dengan lingkungan dan mempertahankan hidupnya.

Adapun beberapa ciri khusus pada hewan adalah sebagai berikut:
1. Bentuk Sayap dan Alat Pendeteksi Kelelawar
Pernahkah kamu melihat kelelawar? Bagaimana bentuknya? Apakah kelelawar bisa terbang?
Kelelawar merupakan satu-satunya mamalia yang dapat terbang. Sayap kelelawar berbeda dengan sayap burung. Sayap kelelawar terbuat dari selaput tipis yang membentang antara tulang-tulang jari dan tulang lengannya. Pada bagian atas tiap-tiap sayap terdapat cakar yang digunakan untuk melekat pada batuan saat menggantung di dinding gua.

Ciri-ciri Khusus Hewan : Kelelawar, Cicak atau Tokek, Bunglon, Unta, dan Hewan Dingin)

Ada yang unik dari pola hidup kelelawar. Tidak seperti binatang lain pada umumnya, kelelawar mencari makanan di malam hari dan tidur di siang hari. Kebanyakan kelelawar adalah pemakan serangga seperti ngengat, nyamuk, lalat, dan hewan lain yang keluar pada malam hari. Ada juga beberapa kelelawar yang memakan buah, madu, dan darah.
Kelelawar tidak memiliki penglihatan yang tajam. Dengan demikian, bagaimana kelelawar dapat mencari makanan pada malam hari yang gelap gulita? Kelelawar memancarkan bunyi yang sangat tinggi (ultrasonik) dari mulutnya. Bunyi tersebut kemudian dipantulkan ke telinga kelelawar dalam bentuk gema oleh benda atau makhluk yang berada di sekitar kelelawar. Dengan mendengar bunyi pantulan inilah, kelelawar dapat memperkirakan jarak rintangan atau makanan yang berada di sekitarnya.

Ciri-ciri Khusus Hewan : Kelelawar, Cicak atau Tokek, Bunglon, Unta, dan Hewan Dingin)

Kemampuan kelelawar untuk memperkirakan jarak suatu benda dengan mendengar kembali bunyi frekuensi tinggi yang dikeluarkan disebut ekolokasi. Dengan kemampuan ekolokasi ini, kelelawar dapat terbang di kegelapan malam untuk mencari makanan tanpa menabrak apapun. Mengagumkan bukan?
Penglihatan kelelawar terbatas, tapi dengan mengandalkan pantulan ini, kelelawar bisa menerobos malam dan mencari makan di malam hari. Sungguh besar kuasa Tuhan Yang Maha Esa. Dia memberikan kemampuan khusus pada kelelawar yang tidak dimiliki oleh binatang lain.

2. Kaki Cecak atau Tokek
Jika kelelawar mempunyai ciri khusus pada bentuk sayap dan kemampuan ekolokasinya, cecak atau tokek pun mempunyai ciri khusus yang tidak kalah uniknya. Apakah kemampuan atau ciri khusus cecak atau tokek tersebut?

Ciri-ciri Khusus Hewan : Kelelawar, Cicak atau Tokek, Bunglon, Unta, dan Hewan Dingin)

Pernahkah kamu memperhatikan cecak atau tokek yang sedang merayap di dinding? Mengapa cecak dapat merayap di dinding atau langit-langit rumah dan tidak terjatuh? Hobi cecak untuk merayap di dinding dan langit-langit ini bukannya tanpa alasan. Makanan cecak dan tokek adalah serangga-serangga kecil seperti nyamuk, lalat, dan laron. Semua makanan cecak tersebut adalah makhluk yang dapat terbang. Nah, untuk memudahkan kegiatan mencari makan inilah, cecak harus merayap di dinding atau langit-langit rumah. Sekali lagi kita ditunjukkan betapa besar kuasa Tuhan. Dia selalu memberikan kemampuan khusus kepada ciptaan-Nya agar bisa bertahan hidup.

Ciri-ciri Khusus Hewan : Kelelawar, Cicak atau Tokek, Bunglon, Unta, dan Hewan Dingin)

Cecak tidak terjatuh sewaktu merayap dikarenakan pada telapak kakinya terdapat lapisan berupa struktur seperti rambut yang lengket dan tampak seperti guratan-guratan. Dengan adanya telapak  kaki khusus inilah, cecak atau tokek dapat merayap di dinding dan langit-langit tanpa takut akan terjatuh.









3. Lidah dan Kulit Bunglon
Kelelawar mempunyai bentuk sayap dan kemampuan ekolokasi yang menakjubkan. Cecak mempunyai tapak kaki yang bisa membuatnya merayap di dinding dan langit-langit tanpa terjatuh. Lalu, kira-kira apa cirri khusus yang dimiliki oleh bunglon? Apa kira-kira tanda kebesaran Tuhan yang diberikan kepada bunglon? Cari tahu, yuk!

Ciri-ciri Khusus Hewan : Kelelawar, Cicak atau Tokek, Bunglon, Unta, dan Hewan Dingin)

Tahukah kamu bagaimana cara bunglon menghindarkan diri dari bahaya musuh yang mengancam? Bagaimana juga akal bulus bunglon dalam menjebak dan mendapatkan makanannya? Sebentar lagi kita akan mengetahui kemampuan menakjubkan yang dimiliki oleh bunglon. Bunglon tergolong hewan melata dengan gerakan yang lambat.
Tahukah kamu apa makanan bunglon? Makanan bunglon adalah serangga-serangga kecil yang mempunyai gerakan sangat cepat. Jika begitu, lalu bagaimana cara bunglon mendapatkan mangsanya? Di sinilah sekali lagi kita ditunjukkan akan kebesaran Tuhan Yang Maha Kuasa. Meskipun bergerak lambat, akan tetapi bunglon dianugerahi sebuah ciri khusus yang membuatnya bisa menghindar dari bahaya dan mendapatkan makanan. Bunglon dapat mengubah warna kulit tubuhnya sebagai tanggapan terhadap perubahan suhu dan cahaya yang ada di sekitarnya. Akibat dari kemampuan ini adalah kulit bunglon bisa berubah sesuai dengan warna
yang ada di sekelilingnya. Dengan warna kulit yang sesuai dengan warna di sekitarnya, maka keberadaan bunglon akan sulit diketahui oleh makhluk lain. Kemampuan menyamar inilah yang membantu bunglon untuk menghindari bahaya dan mendapatkan makanan. Menakjubkan, bukan?
Keistimewaan bunglon ternyata tidak hanya pada kemampuan mengubah warna kulitnya saja. Karena makanannya adalah serangga yang bisa bergerak cepat, bunglon dianugerahi lidah yang panjang dan lengket. Dengan lidah yang panjang dan lengket tersebut maka bunglon cukup menunggu mangsanya untuk datang ke dalam jangkuan lidahnya dan kemudian,  hup,  lidah bunglon telah menangkap mangsa tersebut.
Keberadaan yang tidak bisa diketahui karena warna kulit yang sama dengan keadaan sekitar dipadu dengan lidah yang panjang dan lengket membuat bunglon mampu bertahan hidup dan mendapatkan makanan dengan mudah. Benar-benar unik, ya?

4. Punuk pada Unta
Setelah kelelawar, cecak, bunglon, sekarang kita akan mencari tahu apa ciri dan keistimewaan yang dimiliki oleh unta. Pernahkah kamu melihat unta? Jika belum pernah melihat langsung, pastinya kamu pernah melihat gambar unta.

Ciri-ciri Khusus Hewan : Kelelawar, Cicak atau Tokek, Bunglon, Unta, dan Hewan Dingin)

Unta adalah hewan yang hidup di padang pasir yang kering dan gersang. Unta banyak hidup di negara seperti Mesir, Saudi Arabia yang merupakan negara padang pasir. Unta mampu melakukan perjalanan panjang dan sanggup untuk tidak makan dan minum selama berhari-hari.
Hebat, bukan?
Tahukah kamu mengapa unta bisa melakukan keajaiban ini? Unta dapat bertahan hidup tanpa makan dan minum selama berhari-hari karena Tuhan Yang Maha Esa menganugerahkan punuk pada punggungnya.
Ada unta yang mempunyai satu punuk dan ada juga unta yang mempunyai dua buah punuk. Punuk unta berisi lapisan lemak yang menjadi tempat penyimpanan cairan sebagai cadangan makanan.
Pada saat perjalanan jauh, unta menggunakan lemak pada punuknya sebagai sumber energi. Oleh sebab itulah, apabila cadangan lemak di punuk unta habis terpakai, punuk menjadi mengerut dan lemas. Perut unta yang besar dapat menyimpan rumput dan air dalam jumlah yang sangat besar. Sekali minum, unta bisa menghabiskan sekitar 57 liter air.
Selain punuk dan perut, unta juga dianugerahi keistimewaan lain. Apa sajakah itu? Karena hidup di padang pasir, unta memiliki bulu mata yang panjang. Bulu mata panjang ini berguna untuk melindungi mata unta dari terpaan pasir yang beterbangan. Unta juga bisa menutup lubang hidungnya, sehingga apabila terjadi badai, pasir tidak masuk ke hidungnya. Padang pasir merupakan medan yang sangat berat. Sebagai modal agar bisa menempuh perjalanan jauh, unta mempunyai tapak kaki yang tebal.
Untuk menghemat cairan, unta tidak mengeluarkan keringat sama sekali. Unta juga mengeluarkan sedikit kotoran. Hebatnya lagi, cairan yang keluar dari lubang hidung unta bisa disalurkan kembali ke mulutnya. Benar-benar efisien, ya!

5. Ciri Khusus Hewan Daerah Dingin
Dari penjelasan mengenai ciri-ciri khusus makhluk hidup di atas, kita menjadi tahu bahwa setiap makhluk hidup mempunyai ciri-ciri khusus untuk bisa bertahan hidup. Sama seperti hewan-hewan di daerah lain, hewan di daerah dingin juga tidak mau ketinggalan dalam ciri khusus ini. Kali ini kita akan mempelajari ciri-ciri khusus hewan daerah dingin, yaitu penguin dan rubah artik.
Kamu tentunya sudah pernah melihat gambar penguin, bukan? Bentuk dan gerak-gerik penguin benar-benar menggemaskan. Penguin adalah hewan yang hidup di daerah dingin. Meskipun demikian, penguin tidak akan menggigil kedinginan.

Ciri-ciri Khusus Hewan : Kelelawar, Cicak atau Tokek, Bunglon, Unta, dan Hewan Dingin)

Penguin memiliki bulu tebal dan di bawah kulitnya terdapat banyak lemak. Tumpukan lemak ini membuat penguin seperti memakai baju yang berlapis-lapis. Akibatnya penguin tidak merasa dingin meski hidup di daerah dingin. Penguin juga mempunyai selaput pada sayap dan kakinya. Tahukah kamu apa kegunaan selaput itu?

Selain penguin, hewan lain yang dapat bertahan hidup di tengah-tengah dinginnya kutub utara adalah rubah artik.

Ciri-ciri Khusus Hewan : Kelelawar, Cicak atau Tokek, Bunglon, Unta, dan Hewan Dingin)

Rubah artik mempunyai bulu tebal berwarna putih. Bulu tebal ini melindungi rubah artik dari serangan hawa dingin. Apabila kamu perhatikan, rubah artik mempunyai telinga yang sangat kecil.
Tahukah kamu mengapa demikian? Telinga berukuran kecil itu bertujuan agar panas yang ada di dalam tubuh rubah artik tidak mengalir keluar. Panas yang tetap berada di dalam tubuh rubah artik, akan membuat tubuh rubah artik tetap terjaga dalam keadaan hangat.

Demikian informasi yang disampaikan berkaitan dengan beberapa ciri khusus hewan. Artikel ini bersumber dari Buku Bse Ilmu Pengetahuan Alam Kelas 6 SD/MI, dengan hak cipta milik Depdiknas. Mudah-mudahan pengetahuan tersebut bermanfaat. Selamat belajar dan semoga sukses!!! 

Previous
« Prev Post

Related Posts

15:16:00

0 komentar:

Post a Comment

Berkomentarlah dengan bijak pada form di bawah ini!