NADI GURU BLOG

Ciri-Ciri Khusus Tumbuhan : Teratai, Raflesia, Kantong Semar, Venus, Tumbuhan Gurun

Posted by Dede Taufik on Saturday, 22 April 2017

Selain hewan, tumbuhan ternyata juga mempunyai ciri-ciri khusus. Ciri-ciri khusus tiap-tiap tumbuhan berbeda antara satu dengan lainnya. Sekali lagi kita diberi kesempatan untuk melihat kebesaran Tuhan yang mampu menciptakan beraneka ragam hewan dan tumbuhan dengan ciri-ciri khusus yang menakjubkan.

Yuk, kita pelajari beberapa jenis tumbuhan dengan ciri-ciri khususnya!
1. Rongga Udara Batang Teratai
Teratai adalah tumbuhan yang hidup di air atau sebagai tanaman air. Tahukah kamu bagaimana caranya sehingga teratai dapat tumbuh di air?
Apabila kamu perhatikan, bunga teratai nampak indah mengapung di atas permukaan air. Meskipun bunganya mengapung, sebenarnya akar bunga teratai berada di dasar air. Jadi, jelaslah bahwa bunga teratai tidak semata mengambang di atas air, melainkan tumbuh dari dasar air. Tangkai daun cenderung tumbuh menjalar, sehingga helai daun selalu terlihat mengapung. Teratai memiliki daun berbentuk bundar dan berukuran sangat lebar. Daun yang bundar dan lebar ini berguna untuk menyerap cahaya sebanyak-banyaknya, memudahkan penguapan air, dan melakukan fotosintesis.
Ciri-Ciri Khusus Tumbuhan : Teratai, Raflesia, Kantong Semar, Venus, Tumbuhan Gurun

Tangkai bunga teratai tumbuh tegak, sehingga bunga-bunga teratai dapat muncul dan menyembul keluar dari permukaan air. Teratai memiliki batang dengan ruang udara kecil di dalamnya. Rongga-rongga udara ini berfungsi membawa oksigen ke batang dan akar. Batang yang mempunyai rongga udara ini juga membantu teratai untuk tetap tegak dan mengapung di atas permukaan air. Walaupun batang dan akarnya berada di dalam air, dengan adanya rongga-rongga udara pada batang, teratai tetap dapat bernapas.
2. Bau Busuk Bunga Raflesia
Tumbuhan Raflesia merupakan tumbuhan parasit yang hidup pada akar tumbuhan lain. Untuk memperoleh makanannya, Raflesia harus ‘merampok’ tanaman lain karena tumbuhan ini tidak berklorofil sehingga tidak dapat melakukan fotosintesis atau tidak dapat membuat makanan sendiri.
Ciri-Ciri Khusus Tumbuhan : Teratai, Raflesia, Kantong Semar, Venus, Tumbuhan Gurun
Batang tumbuhan Raflesia terdiri atas jaringan benang halus yang tumbuh di dalam jaringan tumbuhan inangnya. Raflesia baru terlihat ketika kuncup bunganya menembus tumbuhan inang. Setelah itu lama-kelamaan ukuran bunga Raflesia akan terus membesar.
Raflesia merupakan bunga terbesar di dunia. Garis tengah Raflesia berukuran sekitar 1 meter. Bunga Raflesia dapat mengeluarkan bau busuk seperti bangkai. Oleh sebab itulah, bunga Raflesia juga dikenal dengan sebutan bunga bangkai. Bau busuk yang dikeluarkan oleh Raflesia ini ternyata ada tujuannya. Raflesia sengaja mengeluarkan bau busuk seperti bangkai untuk menarik serangga (lalat) agar datang dan membantu penyerbukannya. Lalat memang sangat bermanfaat bagi Raflesia, karena Raflesia berkembang biak melalui penyerbukan yang dibantu oleh lalat.

3. Tumbuhan Insektivora (Pemakan Serangga)
a. Tumbuhan Kantong Semar
Pernahkah kamu melihat tumbuhan kantong semar? Tahukah kamu di manakah tempat hidup tumbuhan kantong semar?
Tumbuhan kantong semar banyak terdapat di rawa-rawa yang kandungan nitrogennya sangat sedikit. Akibatnya, kantong semar tidak bisa mendapatkan cukup nitrogen dari tempat hidupnya. Untuk mencukupi kekurangan nitrogen tersebut, kantong semar bergantung pada serangga sebagai makanannya. Karena kegemarannya memakan serangga inilah, kantong semar dikenal sebagai  tumbuhan  insektivora, yaitu tumbuhan pemakan serangga.
Ciri-Ciri Khusus Tumbuhan : Teratai, Raflesia, Kantong Semar, Venus, Tumbuhan Gurun

Karena tidak mempunyai lidah seperti cecak, tahukah kamu bagaimana cara kantong semar menangkap dan memakan serangga?
Kantong semar memiliki daun yang berbentuk seperti piala, di mana bagian dalam daun tersebut
dapat mengeluarkan nektar (bahan pembuat madu) berupa cairan lengket dan berasa manis. Nektar yang dihasilkan inilah yang rupanya dijadikan sebagai umpan untuk memikat serangga agar datang berkunjung. Serangga yang terpikat dengan nektar tersebut kemudian akan hinggap pada dinding piala yang licin. Akibatnya serangga itu jatuh ke dalam daun.
Bila serangga telah terjebak, bagaimana cara kantong semar memakannya? Adalah cairan daun
jawabannya. Cairan daun kantong semar mengandung enzim tripsin dan  pepsin yang dapat melarutkan serangga. Perlu diketahui bahwa enzim  tripsin dan pepsin merupakan enzim yang biasa terdapat pada sistem pencernaan hewan. Hebat, ya!

b. Tumbuhan Venus
Selain tumbuhan kantong semar, ternyata masih ada lagi tumbuhan yang termasuk insektivora. Tumbuhan itu adalah venus flytrap. Lalu kira-kira bagaimana cara tumbuhan venus menangkap serangga? Apakah sama dengan kantong semar? Mari kita pelajari bersama!
Ciri-Ciri Khusus Tumbuhan : Teratai, Raflesia, Kantong Semar, Venus, Tumbuhan Gurun

Tumbuhan venus memiliki daun yang berengsel dan berbulu. Daun tersebut terbuka menunggu
serangga datang. Saat serangga menyentuh bulu- bulu halus pada daun tersebut, kedua bagian daun akan mengatup dengan cepat. Setelah itu, daun akan mencerna serangga dan menyerap nitrogennya. Cara yang cerdik, bukan? Dari serangga yang dimakan, tumbuhan venus mendapatkan tambahan nitrogen untuk mencukupi kebutuhannya.
4. Tumbuhan Gurun
Apabila tadi kamu belajar ciri-ciri khusus hewan yang hidup di gurun, sekarang mengamatilah apa saja ciri yang dimiliki oleh tumbuhan yang hidup di gurun. Tahukah kamu tumbuhan apa yang banyak terdapat di gurun atau daerah padang pasir? Coba kamu sebutkan!
Tumbuhan kaktus merupakan tumbuhan yang mampu bertahan hidup di tengah daerah padang pasir yang panas dan kering.  Lalu bagaimana cara kaktus bisa bertahan hidup di daerah yang sulit seperti itu? 
Ciri-Ciri Khusus Tumbuhan : Teratai, Raflesia, Kantong Semar, Venus, Tumbuhan Gurun

Rahasianya ternyata terdapat pada akar. Kaktus mempunyai akar yang panjang dan menyebar. Akar kaktus yang panjang masuk jauh ke dalam tanah dan menyebar ke banyak tempat. Akar-akar ini kemudian menghisap air sebanyak-banyaknya dan menyimpannya di dalam batang.
Batang kaktus merupakan tempat yang ideal untuk menyimpan air karena dilindungi oleh kulit yang tebal, sehingga tidak mudah kehilangan air karena penguapan. Ketika musim hujan turun, batang kaktus akan membengkak karena menyimpan banyak air. Sedangkan pada musim kering, batang kaktus akan mengerut secara perlahan-lahan seiring dengan persediaan air yang menipis. Air yang disimpan oleh batang pada saat musim hujan inilah yang menjadi sumber kehidupan kaktus ketika mengarungi musim kering.
Untuk menghindari kehilangan air dalam jumlah yang banyak karena penguapan, daun-daun kaktus berbentuk duri yang terletak pada batangnya. Duri ini juga berfungsi untuk melindungi kaktus dari gangguan hewan-hewan lain.

Demikian informasi yang disampaikan berkaitan dengan beberapa ciri khusus tumbuhan. Artikel ini bersumber dari Buku Bse Ilmu Pengetahuan Alam Kelas 6 SD/MI, dengan hak cipta milik Depdiknas. Mudah-mudahan pengetahuan tersebut bermanfaat. Selamat belajar dan semoga sukses!!! 

Previous
« Prev Post

Related Posts

16:01:00

0 komentar:

Post a Comment

Berkomentarlah dengan bijak pada form di bawah ini!