NADI GURU BLOG

Ternyata, Cara Berkomunikasi Lebah Telah Dijelaskan dalam Alquran dan Sains

Posted by Dede Taufik on Tuesday, 16 May 2017

Nadiguru.web.id - Kemampuan makhluk hidup dalam melakukan komunikasi diperlukan untuk mendukung segala aktivitas maupun juga pekerjaannya. Salah satu makhluk hidup yang saat ini akan kita bahas adalah lebah.
Ternyata, Cara Berkomunikasi Lebah Telah Dijelaskan dalam Alquran dan Sains
Via Suara.com

Dalam Wikipedia dijelaskan, bahwa lebah merupakan sekelompok besar serangga yang dikenal karena hidupnya berkelompok meskipun sebenarnya tidak semua lebah bersifat demikian. Semua lebah masuk dalam suku atau familia Apidae (ordo Hymenoptera: serangga bersayap selaput).
Berdasarkan informasi yang dilansir dari techno.okezone.com bahwa ternyata lebah mempunyai suatu kemampuan berkomunikasi yang sudah diteliti oleh ilmuwan. Buku “Miracles of Al-Qur'an & As-Sunnah” menjelaskan, Von-Frisch menerima sebuah hadiah Nobel di 1973. Hal itu dikarenakan penelitiannya pada perilaku dan juga komunikasi lebah.
Apabila seekor lebah setelah berhasil menemukan sebuah taman atau juga bunga yang baru, maka lebah itu akan segera kembali dan juga memberi tahu terhadap lebah yang lainnya.
Komunikasi lebah dalam memberi tahu lebah lainnya yakni berkaitan dengan yang tepat untuk menuju tempat yang baru yang telah ditemukan. Perilaku dari lebah ini dinamakan sebagai tarian lebah.
Gerakan lebah tersebut bermakna untuk mengirimkan informasi antara lebah pekerja. Fenomena ini sudah diteliti dan ditemukan secara ilmiah dengan fotografi dan juga beberapa metode penelitian.

“Dan Tuhanmu mewahyukan kepada lebah: "Buatlah sarang-sarang di bukit-bukit, di pohon-pohon kayu, dan di tempat-tempat yang dibikin manusia. Kemudian makanlah dari tiap-tiap (macam) buah-buahan dan tempuhlah jalan Tuhanmu yang telah dimudahkan (bagimu). Dari perut lebah itu keluar minuman (madu) yang bermacam-macam warnanya, di dalamnya terdapat obat yang menyembuhkan bagi manusia. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda (kebesaran Tuhan) bagi orang-orang yang memikirkan,” Surah An-Nahl Ayat 68-69.

Dalam surah An-Nahl, dhomir (kata ganti) yang dipakai menunjukkan bahwa mereka merupakan lebah betina (fasluki dan kulli), menunjukkan bahwa lebah yang meninggalkan sarang untuk mencari makan merupakan lebah betina.
Dengan kata lain, yang bertugas sebagai pekerja dan prajurit adalah lebah betina. Buku “Henry the Fourth” William Shakespeare menyebutkan tentang lebah. Buku ini ditulis pada 1957. Dia menyebutkan bahwa lebah prajurit memiliki raja. Mereka berpikir bahwa lebah pekerja adalah lebah jantan.

Lebah jantan keluar dari sarang dan juga mempertanggungjawabkan semuanya kepada sang raja. Namun, ini tidak benar. Lebah pekerja merupakan lebah betina dan juga mereka tidak bekerja untuk sang raja, melainkan bekerja untuk sang ratu lebah. Dibutuhkan waktu lebih dari 300 tahun untuk menemukan fakta ini.

Previous
« Prev Post

Related Posts

13:25:00

0 komentar:

Post a Comment

Berkomentarlah dengan bijak pada form di bawah ini!