NADI GURU BLOG

Alhamdulillah, Akhinya USBN SD 8 Mata Pelajaran, Belum Bisa Diterapkan Tahun Ini

Posted by Dede Taufik on Tuesday, 9 January 2018

USBN SD 8 Mata Pelajaran - Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) memastikan jika gagasan untuk menambah mata pelajaran dalam Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) di Sekolah Dasar (SD) belum bisa diterapkan pada tahun ini atau tahun ajaran 2017/2018. Itu artinya, jika pelaksanaan ujian sekolah SD tetap akan mengacu pada kebijakan yang lama, yaitu mengujikan 3 pelajaran saja yakni Matematika, IPA, dan Bahasa Indonesia.
Alhamdulillah, Akhinya USBN SD 8 Mata Pelajaran, Belum Bisa Diterapkan Tahun Ini
Ilustrasi Siswa SD sedang ujian

Bambang Suryadi, selaku Kepala BSNP mengatakan bahwa dalam pembahasan internal Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) memutuskan untuk meninjau ulang terhadap gagasan penerapan 8 mata pelajaram yang diujikan dalam USBN SD/MI itu. Peninjauan dilakukan, karena mengingat jika instrumen pendidikan SD di sejumlah daerah di Indonesia belum optimal.

"Kesiapan itu bukan hanya kesiapan waktu, tapi juga kemampuan guru untuk menyiapkan dan soal itu. Artinya belum semua guru memiliki kemampuan yang bagus dalam peningkatan soal," kata Bambang ketika dihubungi Republika, Senin (8/1).

Walaupun demikia, tak menutup kemungkinan jika ke depannya gagasan untuk menambah mata pelajaran USBN SD akan dapat diterapkan. Tentunya, dia menjelaskan apbila segala komponen pendukung pendidikan seperti guru dan juga sarana prasarana lain di seluruh SD/MI telah siap.
 Dia pun juga menuturkan, bahwa usulan penambahan mata pelajaran itu didasarkan pada amanat Undang-undang tentang Sistem Pendidikan yang harus berbasis standar. Adapun pelaksanan USBN tersebut dinilai sebagai salah satu instrumen untuk meninjau capaian kompetensi siswa SD.

"Tapi ya itu, gurunya harus ditingkatkan dulu, kalau sudah bagus tidak menutup kemungkinan bisa dilakukan. Gagasan tersebut menurut saya baik untuk diterapkan, karena esensi USBN itu untuk menilai kompetensi dan capaian siswa," kata dia menjelaskan.

BSNP mengusulkan untuk mengganti ujian sekolah (US) menjadi USBN pada tahun ajaran tahun 2017/2018. Rencananya USBN ini akan diterapkan dengan mengujikan sebanyak 8 mapel. Yaitu, Bahasa Indonesia, Matematika, IPA, IPS, PKn, Seni Budaya, Prakarya, Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan (PJOK), juga Agama.

Namun, setelah dibahas dan juga mempertimbangkan berbagai komponen penunjang pendidikan, Kemendikbud memutuskan untuk melakukan peninjauan lebih dalam terkait usulan tersebut. Artinya, pelaksanan US SD masih akan mengacu pada peraturan tahun ajaran 2016/2017 yang hanya mengujikan tiga mapel, yakni Bahasa Indonesia, Matematika dan IPA. (Sumber : Republika)

Previous
« Prev Post

Related Posts

15:02:00

0 komentar:

Post a Comment

Berkomentarlah dengan bijak pada form di bawah ini!