NADI GURU BLOG

Lagi-lagi Surat Bodong ‘Pengangkatan CPNS’ Beredar, Masyarakat Dihimbau Hati-hati dan Waspada

Posted by Nadi Guru on Saturday, 13 January 2018

Adanya pengangkatan CPNS 2018 tentunya diharapkan oleh masyarakat dan informasinya ditunggu-tunggu. Pastinya, dengan adanya informasi adanya pengangkatan CPNS 2018, masyarakat yang menunggu nunggu kabar tersebut akan merasa senang karena bisa mengadu nasib menjadi PNS melalui tes yang diselenggarakan oleh pemerintah.
Namun sayangnya, harapan masyarakat yang besar itu dimanfaatkan oleh oknum yang tdak bertanggung jawab dengan menyebarkan informasi pengangkatan CPNS di Medsos yang nyatanya informasi tersebut adalah bohong atau hoax. Hal ini sebagaimana yang dilansir dari laman www.menpan.go.id bahwa telah adanya surat palsu yang mengatasnamakan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi kembali beredar media sosial. Surat ‘bodong’ itu isinya adalah laporan penetapan e-formasi tenaga honorer, pegawai tidak tetap, pegawai tetap non-PNS, dan tenaga kontrak pengangkatan CPNS tahun 2016-2019.

Lagi-lagi Surat Bodong ‘Pengangkatan CPNS’ Beredar, Masyarakat Dihimbau Hati-hati dan Waspada

Pada surat palsu tersebut yang ditetapkan pada 1 November 2017 lalu dan tertanda Menteri PANRB Asman Abnur tersebut, tertera formasi yang diajukan dari 533 pemeritah pusat dan daerah dengan jumlah formasi sebanyak 104.290.
Menanggapi hal itu, Kepala Biro Hukum, Komunikasi dan Informasi Publik Kementerian PANRB Herman Suryatman menegaskan bahwa surat yang beredar di masyarakat melalui medsos tersebut palsu dan tidak dapat dipertanggung jawabkan kebenarannya, atau hoax.
Untuk itu masyarakat diminta lebih cermat dan waspada serta tidak mudah percaya dengan berita-berita yang tidak jelas kebenarannya.

“Kami tegaskan bahwa surat yang berisi perihal laporan penetapan e-formasi bagi tenaga honorer adalah palsu dan tidak dapat dipertanggung jawabkan kebenarannya. Berkenaan dengan hal tersebut masyarakat harus lebih hati hati dan tidak mudah untuk percaya,” tegasnya, di Jakarta, Selasa (09/01).

Dijelaskan bahwa berdasarkan Undang-Undang No. 5/2014 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN), pengangkatan CPNS dilakukan melalui proses seleksi.

“Tidak ada pengangkatan CPNS dari tenaga honorer, pegawai tidak tetap, pegawai tetap non-PNS, dan tenaga kontrak secara otomatis tanpa tes,” ujar Herman.


Untuk itu, lagi-lagi Herman mengimbau agar masyarakat lebih berhati-hati dan tidak serta merta percaya jika ada informasi tentang pengangkatan CPNS. Masyarakat juga diminta untuk selektif menerima informasi, serta mencari kebenarannya di website resmi Kementerian PANRB, yakni : www.menpan.go.id yang selaku sumber informasi “Waspada, Beredar Lagi Surat Bodong Pengangkatan CPNS”.

Previous
« Prev Post

Related Posts

13:35:00

0 komentar:

Post a Comment

Berkomentarlah dengan bijak pada form di bawah ini!